Empat Mahasiswa UMN Hanyut di Sungai Asahan

Empat Mahasiswa UMN Hanyut di Sungai Asahan

Titik hilangnya mahasiswa di Sungai Asahan

(jw/eal)

Kamis, 9 Agustus 2018 | 08:39

Analisadaily (Asahan) - Empat mahasiswa Universitas Muslim Nusantara (UMN) hingga kini belum ditemukan setelah hanyut di Sungai Asahan, Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Sonsongan, Kabupaten Asahan, Rabu (8/8) sore.

Informasi diperoleh Analisadaily.com, rombongan mahasiswa yang terdiri dari delapan orang itu pergi ke Sungai Asahan bersama enam masyarakat Kelurahan Siumbut-umbut dengan menumpang mobil pickup. Mereka pergi untuk melepas lelah setelah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

"Sekitar pukul 15.30 WIB mereka naik mobil bak terbuka di belakang. Pas sampai sungai, awalnya mereka mandi di tepi sungai. Namun ternyata dua temannya hanyut terbawa arus," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja, Kamis (9/8) pagi.

Lebih jauh Tatan menjelaskan, saat dua orang mahasiswa tersebut hanyut, tiga rekannya yang lain berusaha menolong. Namun naas ketiganya juga terbawa arus Sungai Asahan yang sangat deras.

"Warga yang melihat kejadian itu mencoba memberikan pertolongan. Namun hanya satu orang yang berhasil ditolong. Karena arus Sungai Asahan itu terkenal memang sangat deras," jelasnya.

Sementara empat korban lainnya yang masih hilang yakni, Maya Daulay (21) warga Deli Serdang, Maulidia Batubara (21) warga Deli Serdang, Dwihadi Hendra (21) warga Sumatera Barat (Sumbar) dan Fery (14) pelajar asal Siumbut-umbut.

"Untuk korban yang selamat adalah Fandi Ahmad Siregar, warga Tanjungbalai. Yang lainnya belum ditemukan dan masih terus dicari," ungkap Tatan.

Sementara itu Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Asahan, Khaidir Sinaga menuturkan, pencarian terhambat medan yang cukup terjal menuju titik hilangnya korban. Jarak dari pos BPBD ke titik hilangnya korban sekitar dua jam, sementara petugas sampai di lokasi pukul 19.00 WIB.

"Pasca kejadian kita langsung membentuk tim gabungan dari BPBD, TNI dan kepolisian. Tadi malam kita tidak bisa mencari karena kondisi medan yang sangat terjal dan hari ini kita akan melakukan pencarian dengan menyisir sungai," tuturnya.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar