Elemen Masyarakat Kota Medan Deklarasikan Anti Kekerasan dan Terorisme

Elemen Masyarakat Kota Medan Deklarasikan Anti Kekerasan dan Terorisme

Deklarasi Anti Kekerasan dan Terorisme di Lapangan Benteng Medan, Senin (14/5)

(aa/eal)

Senin, 14 Mei 2018 | 20:55

Analisadaily (Medan) - Walikota Medan, Dzulmi Eldin, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan serta seluruh elemen masyarakat menggelar Deklarasi Anti Kekerasan dan Terorisme di Lapangan Benteng Medan, Senin (14/5).

Pembacaan deklarasi ini dilakukan usai apel dalam rangka memperingati HUT Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-68 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-56. Deklarasi ini sebagai reaksi atas tragedi bom yang terjadi di tiga gereja di Kota Surabaya, Minggu (13/5) kemarin.

Dalam deklarasi tersebut, seluruh elemen masyarakat menyatakan dengan tegas penolakan segala bentuk tindak terorisme di Indonesia serta meminta aparat keamanan untuk menangkap dan mengadili para pelakunya.

Selain itu, elemen masyarakat Kota Medan juga menolak keras perbuatan kekerasan dan terorisme karena hal tersebut tidak berperikemanusiaan dan tidak dibenarkan oleh ajaran agama manapun.

Bagi seluruh umat beragama, elemen masyarakat Kota Medan juga mengajak agar terus bergandeng tangan dan tetap menjaga persaudaraan, mempererat persatuan kesatuan bangsa serta mempertahankan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Di samping itu, seluruh elemen masyarakat Kota Medan juga mengajak setiap anak bangsa, khususnya di Kota Medan agar mewaspadai tindakan yang tidak berdasarkan akal sehat dan berani bersatu untuk melawan terorisme demi tegaknya NKRI dan tidak terpancing provokasi serta isu yang tidak bertanggungjawab.

Usai menggelar Deklarasi Anti Kekerasan dan Terorisme, Eldin menginstruksikan kepada camat, lurah dan kepala lingkungan untuk menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) di wilayahnya masing-masing.

"Selain menghidupkan siskamling, saya minta juga camat, lurah dan kepling melakukan pengawasan secara ketat siapa saja yang memasuki wilayahnya. Siapa saja orang asing yang masuk, harus dilakukan pendataan," tegasnya.

"Jika menemukan ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada aparat keamanan untuk ditindaklanjuti. Intinya, kita harus melakukan tindakan antisipatif mulai dari sejak dini sehingga Kota Medan yang kita cintai ini tetap aman dan kondusif," tandasnya.

Apel ini turut dihadiri Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis, Ketua DPRD Medan Hendri Jhon Hutagalung, Kajari Medan Olopan Nainggolan, Dandim 0201/BS Kol Inf. Bambang Herqutanto, serta unsur Forkopimda lainnya dan unsur pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan.

(aa/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar