Eldin Terjaring OTT KPK, Edy: Kita Doakan Semoga Bisa Menyelesaikan Persoalan Ini

Eldin Terjaring OTT KPK, Edy: Kita Doakan Semoga Bisa Menyelesaikan Persoalan Ini

Wali kota Medan, Dzulmi Eldin (Ist)

(jw/rzd)

Rabu, 16 Oktober 2019 | 14:22

Analisadaily (Medan) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi angkat biacara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, dan beberapa pejabat Pemko Medan lainnya.

"Biarkan hukum yang menentukan. Saya yakin kalau ada asap pasti ada api," kata Edy usai kegiatan di USU, Rabu (16/10).

Edy juga mengajak masyarakat Medan untuk mendoakan Eldin agar masalah yang dialami orang nomor satu di lingkungan Pemko Medan itu bisa diselesaikan.

"Tapi, namun demikian kita doakan beliau, semoga bisa menyelesaikan persoalan ini. Biarkan pihak hukum melakukan se-objektif mungkin. Kita prihatin, sama-sama kita doakan," ucap Edy. 

Edy mengaku, selama ini sudah banyak mengingatkan agar kepala daerah tidak melakukan korupsi.

"Saya gak mau komentar itu dulu. Tapi pasti kalian tahu sudah sekian banyak saya mengingatkan. Selama itu kepentingan rakyat, pasti tuhan melindungi kita," ungkapnya.

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, terjaring OTT KPK. Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, total 7 orang yang diamankan.

“Yang diamankan dari unsur Kepala Daerah atau Wali Kota, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, protokoler, ajudan Wali Kota, dan dari pihak swasta,” terang Febri.

Uang yang diamankan lebih dari Rp 200 juta, diduga praktik setoran dari dinas-dinas yang sudah berlangsung beberapa kali.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar