Eksekutor Pembunuhan Sadis di Binjai Ditangkap Polisi

Eksekutor Pembunuhan Sadis di Binjai Ditangkap Polisi

Kapolres Binjai, AKBP Mohamad Rendra Salipu, didampingi Kasat Reskrim, AKP Ismawansa, dan Kanit I Jahtanras, Ipda Tono Listianto, memperlihatkan foto korban saat memaparkan kasus pembunuhan di Mapolres Binjai, Senin (19/6).

(Wa/rzp)

Senin, 19 Juni 2017 | 21:52

Analisadaily (Binjai) - Satu lagi pelaku pembunuhan sadis di Areal Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim, Jalan Kamboja, Kelurahan Pahlawan, Kecamtan Binjai Utara, ditangkap Tim Opsnal Unit I Jahtanras Satreskrim Polres Binjai.

Tersangka bernama MS alias Nando (24), pria penduduk Jalan Turiam, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur.

Mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Medan itu diamankan dari salah satu rumah warga di Kabupaten Tanah Karo, yang diduga dijadikan sebagai lokasi persembunyiannya.

"Dari hasil pemeriksaan, tersangka MS berperan sebagai eksekutor, yang menghabisi nyawa Steven Sadena Sigalingging," kata Kapolres Binjai, AKBP Mohamad Rendra Salipu, kepada Analisadaily.com, Senin (19/6).

Bahkan dari hasil konfrontir pihak penyidik terhadap ketiga pelaku, lanjutnya, diketahui bahwa korban tewas usai tubuhnya dilindas beberapa kali dengan sepeda motor, yang saat itu dikendarai tersangka MS.

"Dengan ditangkapnya tersangka MS, kita sudah berhasil mengungkap kasus pembunuhan ini. Apalagi dua pelaku lainnya telah terlebih dahulu kita amankan," ujar Kapolres.

Mereka itu, JSS alias Jefri (21), warga Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, dan SH alias Simson (23), warga Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Jati Negara, Kecamatan Binjai Utara.

Bersamaan dengan itu, pihaknya turut mengamankan barang bukti, satu unit sepeda motor Honda CBR putih BK 2286 RAQ, telepon genggam milik korban, dua telepon genggam milik tersangka, dan pakaian korban.

"Dalam kasus ini, ketiga tersangka kita persangkakan melanggar Pasal 340 Subs Pasal 365 Ayat (3), tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman maksimal berupa pidana mati," sebut Kapolres.

(Wa/rzp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar