Efek Konsumsi Narkoba, BNN Sumut: Saraf Otak Langsung Rusak

Efek Konsumsi Narkoba, BNN Sumut: Saraf Otak Langsung Rusak

Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara, Brigjend Pol Andi Loedianto, Rabu (19/4)

(jw/csp)

Rabu, 19 April 2017 | 17:28

Analisadaily (Medan) – Badan Narkotika Nasional memberi pandangan atas pengakuan Andi Lala yang mengonsumsi narkoba sebelum melakukan pembunuhan terhadap satu keluarga di Mabar, dua pekan lalu.

Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara, Brigjend Pol Andi Loedianto mengatakan, pengaruh narkoba sangat berdampak dengan tingkah laku pengguna. Di mana, ketika orang mengkonsumi obat terlarang tersebut saraf otak yang langsung dirusak.

"Jadi ketika orang menggunakan narkoba, salah satu yang diserang itu adalah otak. Akibatnya bisa berprilaku apa saja bahkan untuk membunuh pun dilakukan," kata Brigjend Pol Andi Loedianto, Rabu (19/4).

Terkait kasus pembunuhan akibat pelaku menggunakan narkoba, Brigjend Pol Andi menjelaskan banyak data-data kejahatan kriminal akibat narkoba.

"Ada banyak data tentang itu. Akibat lainnya pada kesehatan dan berdampak di lingkungan sosial. Kalau narkoba ini tidak bisa disembuhkan dan diberantas kita juga bisa terkena dampaknya seperti pembunuhan yang terjadi di Mabar beberapa waktu lalu," jelasnya.

Dalam hal ini BNN Sumut menghibau masyarakat dapat membantu dalam memberantas peredaran narkoba. Menurutnya selain sering melakukan penyuluhan bahaya narkona, pihaknya juga selalu membantu masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran narkoba.

Lanjutnya peredarannya itu memang dari masyarakat makanya harus terus melakukan pencegahan, penyuluhan-penyuluhan. Merehabilatasi jika ada masyarakat terkena narkoba atau pemakai narkoba.

"Himbauan saya supaya masyarakat bisa bersatu memberantas peredaran narkoba. Masyarakat yang dimaksud adalah keluarga seperti orang tua dan anak. Dan setiap keluarga itu harus melakukan pembinaan keluarga yang baik yang terhindar dari narkoba," himbau Andi.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar