Edy Rahmayadi Yakin Sumatera Utara Provinsi Religius

Edy Rahmayadi Yakin Sumatera Utara Provinsi Religius

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, saat memberikan keterangan, Kamis (4/10)

(rzp/csp)

Kamis, 4 Oktober 2018 | 16:30

Analisadaily (Medan) - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi membuka Parade 1.000 Hafizh sekaligus Pencanangan Tahfizisasi Imam Masjid Raya serta Penghargaan Muqri Indonesia di Lapangan Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan.

Dalam kegiatan itu, sekurangnya 1.000 orang hafiz bersama ulama melantunkan ayat suci Alquran secara bergantian.

“Ini banyak yang tidak tahu, saya sudah sampaikan agar dipublikasikan. Kalau ini sampai tahu, mungkin tempat ini tak cukup. Insya Allah 7 Oktober nanti hafiz/hafizah ini mendukung MTQN kita, yang pernah terjadi 47 tahun lalu,” kata Edy, Kamis (4/10).

Hadir diacara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah,  Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman, Mantan Menteri Agama, Said Agil Husin Al Munawar, Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara, Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, dan para hafiz-hafizah.

Parade juga diisi peluncuran buku '11 Muqri Sumut di Pentas Dunia' yang disusun Achyar Zein bersama Warni Marpaung. Begitu juga buku 'Mushaf AlQuran Kuno di Nusantara' oleh Ichwan Azhari dan Candiki Repantu.

“Adanya mushaf di Sumut, menunjukkan Sumut ini religius. Sekitar 500 tahun yang lalu Alquran sudah ada. Berarti kalau ada muqri, Alquran-nya pasti ada. Alhamdulillah, ada yang menggali,” sebutnya.

Dukung MTQN XXVI

Gubernur juga meminta agar semua pihak, khususnya para hafiz/hafizah mendukung penuh event besar ini. Apalag, kesempatan ini tidak diketahui, kapan bisa kembali ke Sumut setelah menunggu 47 tahun lalu.

“Untuk itu jangan kita sia-siakan, mari kita besarkan kalam Ilahi kita ini,” pintanya.

Begitu juga pencanangan tahfizisasi Imam Masjid Raya, menurut Edy, hal itu sangat wajar. Sebab masjid raya merupakan yang tertua keberadaannya. Untuk itu pula, yang mengimami harus punya kemampuan luar biasa yang tentu syaratnya adalah hafiz.

(rzp/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar