Edy Rahmayadi: Jangan Cari Untung di Atas Penderitaan Rakyat

Edy Rahmayadi: Jangan Cari Untung di Atas Penderitaan Rakyat

Edy Rahmayadi.

(rel/rzp)

Rabu, 25 April 2018 | 15:42

Analisadaily (Medan) - Edy Rahmayadi mengharapkan stok dan harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil meskipun memasuki hari-hari besar seperti bulan Ramadan dan Idul Fitri. Hal ini dikatakannya saat mengunjungi Pasar Sembada, Jalan Karya Sembada, Beringin, Medan Selayang, Kota Medan.

Edy meminta agar Pemerintah hadir ditengah-tengah masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan harga kebutuhan pokok. Salah satu menjadi salah satu fokus pemerintah agar harga tetap stabil adalah ketersediaan bahan pokok itu sendiri di pasaran.

Oleh karenanya sejak jauh hari Pemerintah sudah hadir untuk mendorong hasil produksi perkebunan dan pertanian para petani dengan program-program kerjanya yang pro rakyat.

Selain itu, lanjut Calon Gubernur Nomor Urut 1 itu, Pemerintah juga harus hadir menyediakan infrastruktur jalan yang baik sehingga arus distribusi kebutuhan pokok dari tingkat petani ke pasar lancar sehingga cost produksi dapat ditekan.

Edy juga mengingatkan agar Pemerintah dan aparat penegak hukum hadir dalam pengawasan distribusi kebutuhan pokok. Karena dikhawatirkan para spekulan bermain mencari keuntungan di moment hari-hari besar.

“Kalau ada yang mencoba bermain dan mencoba mencari keuntungan di atas penderitaan rakyat harus ditindak tegas. Pemerintah dan aparat penegak hukum harus hadir di situ," tegas Edy, Rabu (25/4).

Sama seperti kunjungannya di sejumlah pasar dan pajak tradisional, Edy yang hadir selalu didampingi istri Nawal Lubis, langsung berinteraksi dengan para pedagang dan pembeli. Bahkan Edy dan istri kerap menyempatkan belanja kebutuhan pokok untuk mengetahui secara pasti kondisi harga dan daya beli masyarakat.

Aksi ini tak pelak mencuri perhatian masyarakat yang ingin bersalaman dan foto bersama. "Pak Edy, foto Pak. Eramas menang nomor satu menang," ujar salah seorang pedagang sambil meminta foto bersama.

(rel/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar