Edy Rahmayadi Bentuk Tim Khusus Tangani Warga Sumut di Wamena

Edy Rahmayadi Bentuk Tim Khusus Tangani Warga Sumut di Wamena

Gubernur Sumut, Edy rahmayadi (Ist)

(rel/rzd)

Rabu, 2 Oktober 2019 | 19:23

Analisadaily (Medan) - Untuk penanganan warga Sumatera Utara (Sumut) yang terdampak kerusuhan di Wamena, Papua, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, dan Wakil Gubernur, Musa Rajekshah, bertemu para tokoh masyarakat dan berbagai pihak terkait di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan.

Pertemuan ini antara lain untuk menyerap masukan dan saran dari para tokoh dan pihak terkait. Juga membahas tentang berbagai langkah yang akan dilakukan untuk penanganan warga Sumut yang ada di Papua, mulai dari pemberian bantuan, penggalangan dana, kemungkinan pemulangan, penampungan, serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Hadir Ketua Sumatera Berdoa, J.A Ferdinandus, Kepala Cabang ACT Sumut, Fadhli Septavianra, Wakil Ketua II FKUB, Oemar Witaryo, Anggota FKUB, Sotar Nasution, Akhmaluddin Syahputra, Pinandhita M Manoragen, dan Kahiruddin, tokoh masyarakat RE Nainggolan, Muhyan Tambusai, dan Hasban Ritonga, akademisi Ichwan Azhari, Ketua Yayasan Medistra Lubuk Pakam, Johannes Sembiring, Kepala Bakesbangpol Sumut, Anthony Siahaan, Kabiro Umum dan Aset Setdaprov Sumut, Achmad Fadly.

Edy menyampaikan, untuk memastikan kondisi warga Sumut di Papua, dan penanganan lebih lanjut, telah dibentuk tim. Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah, ditunjuk oleh Edy sebagai ketua tim tersebut.

“Saat ini tim sudah ada yang berangkat ke Papua. Hari ini berangkat ke Jayapura untuk memastikan simpang siurnya berita ini, dan perlu dipastikan untuk penanganan lebih lanjut,” kata Edy, Rabu (2/10).

Setelah sampai di Papua, tim segera bekerja mengumpulkan informasi dan melakukan pendataan, antara lain tentang kondisi sebenarnya yang terjadi di Papua, kondisi dan jumlah warga Sumut yang ada di sana, bantuan yang dibutuhkan, serta langkah-langkah penanganan yang mungkin dilakukan.

“Nanti malam sampai di Papua, besok pagi bekerja, sehingga kita tahu kondisi nyata mereka,” ucap Edy.

Pemprov Sumut sudah mempersiapkan segala kemungkinan yang harus dilakukan bagi warga Sumut di Wamena. Jika memang perlu dipulangkan, warga akan dipulangkan ke Sumut.

“Segala kemungkinan sudah kita siapkan. Apabila harus kembali, kita kembalikan. Kalau dia orang Langkat, kita pulangkan ke Bupatinya. Perjalanan evakuasi tanggung jawab Gubernur,” sebutnya.

Selanjutnya, akan diadakan penggalangan dana untuk antisipasi segala kemungkinan yang terjadi. Mengenai bantuan yang akan diberikan, Gubernur juga belum memastikannya, hingga mendapatkan informasi yang pasti.

“Menurut saya pakaian, makanan, dan lain-lain, namanya eksodus pasti perlulah itu, pakaian pasti dia bawa apa yang dia pakai saja,” ungkap Edy.

(rel/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar