Edy Paparkan Rencana Pembangunan Infrastruktur

Edy Paparkan Rencana Pembangunan Infrastruktur

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, saat memaparkan rencana pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum di hadapan ratusan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten/kota se-Sumut, Selasa (22/10).

(jw/csp)

Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:35

Analisadaily (Medan) - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, memaparkan rencana pembangunan sejumlah proyek infrastruktur dan fasilitas umum di hadapan ratusan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten/kota se-Sumut, Selasa (22/10).

"Jadi ke depan membanggakan, kita Sumatera Utara tunjukan bisa punya infrastruktur kelas dunia, ini bukan Sumut ecek-ecek," kata Edy Rahmayadi pada acara silaturahmi dengan anggota DPRD kabupaten/kota se-Sumut, di Wisma Benteng.

Proyek yang dimaksud di antaranya , pembangunan sport centre dan Islamic centre bertaraf internasional, Rumah Sakit Haji menjadi bertaraf internasional, Jalan Tol dalam kota, dan fasilitas tempat wisata Taman Hutan Raya, Karo dan Tangkahan, Langkat. Juga proyek infrastruktur di Medan, Binjai, Deliserdang dan Karo (Mebidangro)

Hadir dalam acara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara, Baskami Ginting, OPD Pemprov Sumut, serta anggota DPRD dari 15 kabupaten/kota se-Sumut.

Ia meminta, anggota dewan membuat rancangan atau ide mengenai pembangunan yang bisa diperbuat. Sebab, legislatif dan eksekutif sama-sama memiliki tujuan menyejahterakan masyarakat daerahnya.

"Sama-sama kita lakukan ini, saya yakin kita mampu, APBD dan PAD harus kita dongkrak, jangan berpikir yang receh tentang fee, tidak ada cerita fee," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Edy juga mengajak untuk menekankan kejujuran dalam menjalankan tugas. Ia menyebut, Finlandia menjadi negara dengan sedikit penjara lantaran kejujuran masyarakatnya.

"Banyak kita berdoa, bekerja, mari kita lakukan ini, kelemahan kita ini karena kita tidak jujur," ujarnya.

Kasubdit Wilayah I Dirketorat Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Maria Ivonne Tarigan, mengapresiasi paparan Gubernur tentang rencana pembangunan daerah.

Apalagi, untuk kemajuan Sumut, tentunya harus didukung semua pihak. Untuk itu, Maria meminta, para anggota dewan yang hadir untuk mendukung rencana ini.

"Tolong didukung, tentunya tidak akan jadi, jika tidak mendukung, pasti akan ada regulasi yang disetujui bersama," ujar Maria.

Meski begitu, dukungan harus tetap sesuai regulasi dan fungsi DPRD. Fungsi utama DPRD adalah mengawal penyelenggara daerah, selain membuat peraturan daerah dan anggaran.

Kemudian ia mengingatkan, posisi pemerintah daerah dan kepala daerah merupakan mitra yang sejajar.

"Kepala daerah dan DPRD di sini dia posisinya sebagai mitra yang sejajar," terang Maria.

Acara silaturahmi dihadiri anggota dan unsur sekretariat DPRD dari 15 kabupaten kota se-Sumut, yakni Medan, Padangsidimpuan, Sibolga, Pematangsiantar¸ Binjai, Tanjungbalai, Asahan, Lagkat, Padanglawas Utara, Padanglawas, Mandailingnatal, Simalungun, Karo, Humbang Hasundutan, dan Nias Selatan.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar