Dua Mahasiswa Unimed Ikuti Southeast Asia Leaders Summit 2018

Dua Mahasiswa Unimed Ikuti Southeast Asia Leaders Summit 2018

Halimah dan Nurul Hidayah Nasution

(rel/eal)

Selasa, 14 November 2017 | 15:44

Analisadaily (Medan) - Forum Asean Young Leader menggelar Southeast Asia Leaders Summit 2018 guna mempersiapkan pemuda-pemuda Asia Tenggara, termasuk Indonesia dalam memecahkan masalah yang sedang dihadapi.

Beberapa pemuda Indonesia akan ikut serta dalam persiapan pasar bebas bersama seluruh delegasi pemuda se-Asia Tenggara.

Delegasi muda tersebut akan mendiskusikan bagaimana cara mempertahankan situs bersejarah. Pasalnya, ada ancaman situs bersejarah akan dirobohkan demi kepentingan pemerintah dan ekonomi.

Menurut salah seorang delegasi Indonesia, Nurul Hidayah Nasution, sungguh disayangkan jika situs bersejarah tidak dipertahankan, karena sebuah sejarah adalah identitas real sebuah negara untuk berkecimpung di dunia internasional.

Nurul merupakan mahasiswa Pendididkan Ekonomi Universitas Negeri Medan (Unimed) angkatan 2013. Dia menjadi delegasi bersama Halimah, mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi (PKR) Unimed angkatan 2013.

Keduanya akan terpilih setelah melalui proses seleksi Southeast Asia Leaders Summit 2018 di University Malaya Malaysia dan Univerisity Prince of Songkhla Thailand yang kemudian diumumkan melalui laman resmi Asean Young Leader.

"Alhamdulillah diberi kesempatan untuk bergabung di acara ini guna memperkenalkan situs sejarah Indonesia sebagai identitas real untuk berkecimpung di dunia internasional serta berdiskusi, mencari, dan mengimplementasikan solusi yang brilian untuk mengatasi segala isu di Asia Tenggara," ujar Nurul di Kampus Unimed, Selasa (14/11).

Selain itu, mahasiswa yang juga sama-sama anggota Senat Mahasiswa Unimed ini mengatakan, sebelum berangkat dirinya akan mempersiapkan secara matang dan berkoordinasi dengan pimpinan Universitas Negeri Medan guna meminta restu.

"Sudah pasti dalam waktu dekat saya akan melakukan audiensi dengan pimpinan Unimed, selain meminta izin dan restu juga berdiskusi hal apa saja yang menjadi kajian disana. Sebab tidak bisa dipungkiri keberadaan saya di forum itu atas nama Indoneisa dan almamater Unimed," sambungnya.

Southeast Asia Leaders Summit 2018 diadakan oleh Forum Asean Young Leader untuk setiap negara di berbagai belahan dunia, mulai dari negara berkembang hingga negara maju yang memiliki daya saing dalam bidang ekonomi, budaya, pariwisata, dan lain sebagainya.

"Tak luput pula negara Indonesia yang ikut andil dalam persaingan global. Seperti yang kita tahu bahwa beberapa bulan belakangan ini, negara kita sedang dihebohkan dengan adanya isu pasar bebas. Pada event pasar bebas, seluruh negara yang ikut andil di dalamnya diharapkan bisa bersaing secara intelegen dan sistematis," tukas Nurul.

(rel/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar