Dua Ekor Sapi Milik Warga Langkat Diterkam Harimau

Dua Ekor Sapi Milik Warga Langkat Diterkam Harimau

Sapi milik warga yang tewas diterkam harimau

(jw/eal)

Rabu, 12 Juni 2019 | 18:34

Analisadaily (Langkat) - Sepanjang bulan Mei 2019 ada dua ekor sapi milik warga di Desa Sei Musam, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diterkam Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae).

Satu diantara dua sapi tersebut sempat dipotong oleh pemiliknya sebelum mati dan menjadi bangkai.

Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Sudiro, mengatakan insiden pertama terjadi pada 22 Mei 2019 di Dusun Sri Gelugur Jawa. Sapi warga yang diterkam harimau ditemukan mati dengan perut robek dan satu kakinya hilang.

"Kemudian pada 30 Mei lalu di dusun sebelahnya, yakni Sei Gelugur Karo. Sapi tersebut setelah diterkam ditemukan warga masih dalam keadaan hidup sehingga kemudian dipotong," kata Sudiro, Rabu (12/6).

Sudiro menuturkan bahwa di lokasi kejadian yang berbatasan langsung dengan TNGL juga ditemukan jejak kaki harimau. Menurutnya, harimau masuk ke permukiman warga tidak semata-mata karena kurangnya tempat mencari makanan. 

"Tidak bisa kita katakan demikian karena itu memang home range-nya. Masih daerah jelajahnya dan tak ada indikasi kekurangan pakan di dalam. kemungkinan karena perburuan," tuturnya.

Selain itu Sudiro juga mengungkapkan bahwa di daerah tersebut tim patroli kerap menemukan banyak jerat (trap) yang dipasang oleh pemburu.

"Tim banyak menemukan jerat di dalam dan kemudian dimusnahkan langsung di lokasi. Kalau perambahan di daerah itu tidak ada," ungkapnya.

Saat ini pihak dari Resort Tangkahan bersama dengan mitra patroli dari tim Wildlife Response Unit - Wildlife Conservation Society (WRU-WCS) berada di lapangan dan mensosialisasikan ke masyarakat agar lebih waspada dan tidak memasang jerat atau berburu. Pihaknya juga mengimbau agar ternak sapi warga dikandangkan daripada diliarkan.

"Kami mengimbau agar kandang ternak warga harus dibuat khusus, lebih tinggi atau dipasangi kawat berduri agar harimau tidak bisa masuk dan memakan ternak," imbaunya.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar