Dua Desa Diterjang Lahar Dingin Sinabung

Dua Desa Diterjang Lahar Dingin Sinabung

Kondisi akibat lahar dingin di Kabupaten Karo

(jw/eal)

Jumat, 23 Februari 2018 | 15:09

Analisadaily (Karo) - Pasca erupsi Gunung Sinabung beberapa waktu lalu, dua desa di Kabupaten Karo diterjang banjir lahar dingin seperti di Desa Sigarang-garang Kecamatan Naman Teran dan Desa Perbaji di Kecamatan Tiganderket.

Dari informasi yang diperoleh bahwa banjir lahar dingin yang terjadi di Desa Sigarang-garang terjadi pada Rabu (21/2) sekitar pukul 21.00 WIB. Sementara di Desa Perbaji banjir lahar dingin terjadi pada Kamis (22/2) sekitar pukul 14.30 WIB.

"Satu rumah warga diterjang banjir sehingga rumah tersebut terbawa lahar dingin di Desa Sigarang-garang. Tapi, tidak korban jiwa dalam peristiwa itu," kata Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Natanail Peranginangin kepada Analisadaily.com, Jumat (23/2).

Natanail mengungkapkan bahwa pada saat banjir lahar dingin tersebut terjadi di Desa Sigarang-garang kondisi rumah sudah memang kosong karena itu zona merah.

Kondisi akibat lahar dingin di Kabupaten Karo

Kondisi akibat lahar dingin di Kabupaten Karo

"Kalau di Desa Sigarang-garang itu memang zona merah," ungkapnya.

Sementara, banjir lahar dingin yang terjadi di Desa Perbaji memutuskan akses jalan di desa tersebut.

"Di Perbaji sekarang ini sudah dinormalisasikan jalurnya oleh petugas gabungan. Jika, sewaktu lahar dingin terjadi lagi tidak ada material-material yang menghalanginya serta biar tidak meluap lagi ke rumah-rumah warga," tambah Natanail.

Kondisi akibat lahar dingin di Kabupaten Karo

Kondisi akibat lahar dingin di Kabupaten Karo

Saat ini personel TNI dan BPBD Karo masih melakukan penjagaan di seputaran zona merah. Aliran lahar dingin juga sudah berangsur berkurang. Petugas juga melarang keras warga untuk masuk ke kawasan zona merah yang telah ditentukan.

"Petugas sudah memberikan larangan tegas kepada masyarakat untuk tidak masuk ke kawasan zona merah. Imbauan kita tetap sama yaitu waspadai zona yang dialiri lahar dingin," pungkas Natanail.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar