Dua Beruang Madu Terperangkap Jerat Babi Milik Warga

Dua Beruang Madu Terperangkap Jerat Babi Milik Warga

Beruang madu yang terperangkap warga di Aceh Barat Daya

(jw/eal)

Rabu, 12 Juni 2019 | 20:46

Analisadaily (Aceh) - Dua ekor Beruang Madu (Helarctos Malayanus) ditemukan warga terperangkap di Desa Ladang Neubok, Kecamatan Jeumpa atau sekitar 4 kilometer dari arah barat Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh.

Awalnya petugas Seksi Pengelolaan Taman Nasional Gunung Leuser Wilayah I Blangpidie menerima laporan masyarakat terkait temuan hewan liar tersebut.

Ketika pulang dari kebun kebun pada Selasa (11/6) sekitar pukul 10.00 WIB, seorang warga bernama Bashir melihat dua ekor beruang madu dalam kondisi terperangkap.

Kepala BPTN Wilayah I Tapaktuan, Agung Widodo, mengatakan bahwa informasi terperangkapnya dua satwa liar itu diterima petugas TNGL dan BKPH wilayah Blangpidie. Kemudian petugas langsung menuju lokasi kejadian.

"Petugas yang mendapat informasi itu langsung ke lokasi dan tepat pukul 11.30 WIB petugas melihat dua ekor beruang madu masih terperangkap. Petugas langsung meminta bantuan BKSDA Aceh, tim WCS-IP dan YOSL-OIC untuk melakukan evakuasi," kata Agung, Rabu (12/6).

Petugas yang berada di lokasi juga melakukan penjagaan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Sambil menunggu tim evakuasi, petugas kami dan masyarakat melakukan pemantauan dan penjagaan di TKP untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," sambung Agung.

Menurut keterangan warga, Agung menuturkan bahwa beruang itu terjerat oleh perangkap yang dipasang warga untuk berburu babi. Namun yang terjerat justru satwa liar yang memiliki cakar panjang tersebut.

"Hari ini tim evakuasi yang dipimpin BKSDA Aceh dibantu NGO, aparat dan masyarakat setempat telah melakukan proses evakuasi terhadap dua individu beruang madu tersebut sejak jam 10.35 WIB hingga 13.55 WIB. Kedua beruang akan dibawa ke Kantor BKSDA Aceh di Banda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kemudian nantinya beruang itu akan dilepas liarkan kembali," tuturnya.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar