Driver Ojek Online Minta Sistem Gagu Dihapuskan

Driver Ojek Online Minta Sistem Gagu Dihapuskan

Ratusan driver ojek online di Kota Medan melakukan unjuk rasa di kantor Gojek di kawasan CBD Polonia Medan, Selasa (13/8).

(jw/csp)

Selasa, 13 Agustus 2019 | 12:22

Analisadaily (Medan) - Ratusan driver ojek online di Kota Medan melakukan unjuk rasa di kantor Gojek di kawasan CBD Polonia Medan, Selasa (13/8).

Pengunjuk rasa meminta manajemen untuk menghapuskan sistem gagu atau sistem adanya prioritas orderan terhadap driver ojek yang mengambil orderan.

Salah satu driver ojek online, Ari (30) mengatakan, aksi ini untuk meminta pihak manajemen menghapuskan sistem gagu.

"Kami meminta pihak manajemen menghapuskannya. Karena, sistem itu membuat driver ojek banyak yang tidak dapat orderan," kata Ari kepada Analisadaily.com disela-sela aksi.

Ari menceritakan, ia yang keluar dari pagi hingga sore sangat payah mendapat orderan, sementara driver ojek lainnya yang menjadi prioritas selalu mudah mendapatkan orderan.

"Kalau yang prioritas itu, pagi keluar siang sudah mencapai target. Sementara yang tidak prioritas payah sekali mendapat orderan. Untuk mencapai target, kami harus mengumpulkan 10, 16, 22, 28, dan 34 poin. Nah, kalau yang tidak prioritas 10 poin aja payah dicapai," keluh Ari.

Sistem gagu, tambahnya, yang dibuat manajemen berjalan hampir satu tahun lebih. Sebelumnya juga melakukan mediasi kepada pihak manajemen terkait hal itu.

"Namun, belum juga menemukan jalan keluar. Sampai saat ini sistem gagu tersebut masih berjalan," ungkapnya.

Jalannya aksi, dari pantauan di lokasi, para driver ojek online berdemonstrasi dapat pengawalan kepolisian. Dan, hingga berita diturunkan ratusan driver ojek online masih melakukan aksinya di depan kantor Gojek Medan.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar