Donor Darah Tidak Batalkan Puasa

Donor Darah Tidak Batalkan Puasa

llustrasi. Donor darah oleh anggota TNI

(aa/eal)

Jumat, 11 Mei 2018 | 21:05

Analisadaily (Medan) - Sepekan menjelang bulan suci Ramadan 1439 Hijriah, umat Islam di seluruh dunia mulai mempersiapkan segala hal untuk menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Saat berpuasa, tidak menjadi penghalang bagi Anda yang ingin melakukan donor darah. Sebab Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa melakukan donor darah tidak membatalkan puasa.

"Donor darah itu tidak membatalkan puasa. Cuma kalau misalnya donor darah itu membuatnya mudarat, maka dia boleh membatalkan puasanya," kata Ketua MUI Kota Medan, Prof M. Hatta, kepada Analisadaily.com, Jumat (11/5).

Karena donor darah itu tidak membatalkan puasa, maka seorang yang mendonorkan darah dapat terus melanjutkan ibadah puasanya hingga berbuka.

Menurut Hatta, ada beberapa hal yang membuat puasa seseorang batal seperti melakukan hubungan seksual di siang hari, muntah dengan sengaja dan sebagainya.

"Lalu memasukkan sesuatu ke dalam lubang mulut semisal masukkan makanan dan minuman ke mulut hingga ke lambung atau makan minum dengan sengaja, keluarnya air mani dengan sengaja, haid, nifas, gila dan murtad," jelasnya.

Sementara Kepala Seksi Pelayanan Teknik dan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Medan, dr. Ira Fitriyanti Putri Lubis, juga menyebut bahwa menjalankan puasa tidak menjadi penghalang bagi mereka yang ingin mendonorkan darah.

"Kalau donor dianggap tidak boleh selama bulan puasa, misalnya nantinya ada keluarga atau orang yang sedang membutuhkan darah itu, kasihan juga gak bisa dapat bantuan darah," ucapnya.

"Yang terpenting adalah saat dia mendonorkan darah itu dalam kondisi fit, meski dia sedang dalam kondisi berpuasa. Terlebih lagi mendonorkan darah itu adalah perbuatan terpuji," tandasnya.

(aa/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar