Ditjen Imigrasi Awasi Lalu Lintas 18.000 Delegasi Sidang IMF-World 2018

Ditjen Imigrasi Awasi Lalu Lintas 18.000 Delegasi Sidang IMF-World 2018

Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham mengikuti rapat persiapan sidang tahunan IMF-World Bank bersama delegasi Indonesia dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia, Luhut Binjar Panjaitan, didampingi Menteri Keuangan, Sri Mulyani, di Markas World Bank, Washington, Amerika Serikat.

(rel/rzd)

Kamis, 19 April 2018 | 11:29

Analisadaily (Washington) - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi unit kerja Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mendapatkan tugas untuk memperlancar lalu lintas sekitar 18.000 orang asing delegasi dan peserta dari seluruh dunia. Pada Pertemuan tahunan IMF-World Bank diselenggarakan pada 12-14 Oktober 2018 mendatang.

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi, Agung Sampurno menjelaskan, bahwa ribuan delegasi pertemuan tahunan IMF-World Bank 2018 di Bali akan mendapatkan bebas visa.

“Demikian juga halnya para jurnalis dan organisasi sosial kemasyarakatan (civil society organization) dari luar negeri juga akan diberikan bebas visa dan bebas biaya,” katanya dari Washington, saat mengikuti rapat persiapan sidang tahunan IMF-World Bank di Markas World Bank, Washington, Amerika Serikat, ditulis Kamis (19/4).

Agung Sampurno menambahkan, seluruh visa akan diberikan pada saat kedatangan (visa on arrival) di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Bandara Ngurah Rai-Bali dan Soekarno Hatta-Jakarta.

Lebih lanjut, demi memastikan kelancaran acara tersebut. Ratusan petugas imigrasi akan disiagakan di dua TPI utama Bandara Ngurah Rai dan Soekarno Hatta oleh Ditjen Imigrasi.

“Telah ditambah 500 pegawai imigrasi baru di Bandara Soekarno Hatta dan telah ditambarh sekitar 200 pegawai imigrasi di Ngurah Rai,” ujar Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi itu.

Selain menghadiri sidang tahunan IMF-World Bank 2018, para delegasi juga mengunjungi beberapa tempat-tempat wisata. Sehingga keberadaan para delegasi tidak hanya di Bali dan Jakarta saja. Melainkan juga di beberapa kota-kota lainnya di Indonesia.

Adapun dalam melakukan pengawasan keberadaan dan kegiatan orang asing yang menghadiri sidang tahunan tersebut. Ditjen Imigrasi juga akan bekerja sama dengan pihak keamanan di Polda Bali, Pemerintah Daerah Bali, dan instansi terkait keamanan lainnya. Supaya tercipta rasa aman dan nyaman.

“Pada saat kedatangan dan keberangkatan para delegasi dan peserta sidang tahunan nantinya akan dilayani pada konter-konter keimigrasian khusus di TPI,” ucap Agung.

Sedangkan untuk Kepala Negara dan Pemerintahan yang hadir menggunakan pesawat khusus, akan dilayani secara terpisah dan tersendiri sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan.

Beberapa hal lainnya terkait dengan kondisi kejadian darurat, juga telah disiapkan untuk demi kenyamanan dan kemudahan bagi delegasi dan peserta sidang tahunan IMF-World Bank 2018.

Para delegasi dan peserta IMF-World Bank 2018 berdasarkan jadwal yang sudah dijadwalkan. Menurut Agung, akan hadir beberapa hari sebelum dan sesudah sidang berlangsung. Sehingga kesiapan pelayanan keimigrasian juga akan diberikan jauh hari sebelum sidang tahunan berlangsung.

“Selain memberikan bebas visa, bebas biaya, dan kemudahan saat kedatangan dan keberangkatan di TPI. Juga diberikan 30 hari untuk tinggal dan berada di Indonesia,” tuturnya menjelaskan.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar