Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dzulmi Eldin Ditahan KPK

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dzulmi Eldin Ditahan KPK

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin (Ist)

(jw/rzd)

Kamis, 17 Oktober 2019 | 08:01

Analisadaily (Jakarta) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaikan status Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, sebagai tersangka, dan menahan orang nomor satu di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemko) Medan itu.

Informasi diperoleh Analisadaily.com, Kamis (17/10), selain Eldin, KPK juga menetapkan tersangka dua orang lainnya, Kepala Dinas PU Kota Medan, Isa Ansyari, dan Kepala Bagian Protokoler, Syamsul Fitri Siregar.

"Terhadap ketiganya dilakukan penahanan selama 20 hari pertama untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Plh Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati.

Terhadap ketiganya dilakukan penahanan di tempat berbeda. Eldin di Rutan Cabang KPK,Pomdam Jaya Guntur Jakarta, Isa di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat, dan Syamsul di Rutan Salemba Kelas I Jakarta Pusat.

Sebelumnya pada Rabu (16/10), Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang menyebut, Eldin ditetapkan tersangka dugaan penerimaan suap terkait proyek dan jabatan Wali Kota Medan periode 2014-2015 dan 2016-2021.

Eldin disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

“Setelah melakukan pemeriksaan dilanjutkan dengan gelar perkara, maka disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi. KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan,” sebutnya.

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, OTT KPK. Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Eldin terjaring OTT bersama 6 orang lainnya.

"Yang diamankan dari unsur Kepala Daerah atau Wali Kota, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, protokoler, ajudan Wali Kota, dan dari pihak swasta," sebut Febri.

Uang yang diamankan dalam OTT lebih dari Rp 200 juta, diduga praktik setoran dari dinas-dinas yang sudah berlangsung beberapa kali.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar