Ditemukan Luka Bekas Jeratan di Kaki Harimau yang Ditangkap Petugas BBKSDA Sumut

Ditemukan Luka Bekas Jeratan di Kaki Harimau yang Ditangkap Petugas BBKSDA Sumut

(Foto: Dokumentasi Balai Besar KSDA Sumut)

(jw/rzd)

Kamis, 18 Juli 2019 | 13:14

Analisadaily (Medan) - Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang ditangkap petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) di Desa Hutabargot, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas, dalam keadaan terluka pada kakinya.

"Petugas mendapati harimau tersebut dalam keadaan terluka pada kaki depan sebelah kanan. Ada bekas jeratan pemburu di kakinya," kata Plh. Kepala BBKSDA Sumut, Irzal Azhar, di kantornya, Kamis (18/7).

Selain itu, petugas juga mendapati sling (perangkap) jerat yang masih tertinggal pada kaki harimau tersebut.

"Sling itu masih tertinggal di kaki depan kanan. Biasanya sling ini dipakai untuk menjerat babi hutan," tuturnya.

Akibatnya, harimau sumatra yang kemudian diberi nama Palas itu, kalah bersaing di belantara dalam perburuan mangsa.

"Hal inilah yang menyebabkan harimau itu kerap masuk ke pemukiman warga dalam beberapa bulan terakhir," pungkas Irzal.

Sebelumnya pada 16 Mei 2019 di Desa Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun, seorang warga tewas diterkam harimau saat sedang bekerja di kebun karet miliknya.

Pada 25 Mei 2019 di Desa Pagaran Bira Jae, Kecamatan Sosopan, harimau menerkam seorang warga hingga luka berat, dan pada Pada 10 Juli 2019 lalu, harimau memangsa seekor monyet peliharaan warga.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar