Distribusi BBM dan LPG di Aceh Tetap Normal Pasca Gempa

Distribusi BBM dan LPG di Aceh Tetap Normal Pasca Gempa

Ilustrasi (Dok. Analisadaily.com)

(jw/rzd)

Rabu, 7 Desember 2016 | 17:32

Analisadaily (Medan) - Pasca gempa berkekuatan 6,5 SR yang melanda Pidie Jaya, Aceh, tidak mengganggu operasional Pertamina di wilayah tersebut. Seluruh fasilitas Pertamina tidak mengalami kerusakan dan operasional berjalan normal.

Area Manager Communication dan Relations Pertamina Sumbagut, Fitri Erika mengatakan, di Aceh Pertamina memiliki lima Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) dan satu Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU).

"Pengecekan segera dilakukan setelah guncangan gempa, tidak ditemukan kerusakan di seluruh fasilitas tersebut, yakni di TBBM Sabang, Lhokseumawe, Meulaboh, Krueng Raya dan Simeulue serta DPPU Sultan Iskandar Muda," katanya, Rabu (7/12).

Erika menjelaskan, dari hasil pendataan sementara di Pidie Jaya, Aceh, ada tiga SPBU di wilayah itu yang terdampak gempa, yaitu SPBU 14.241.413, 14.241.469 dan 14.241.483. Saat ini ketiga SPBU ditutup untuk dilakukan pengecekan aspek safety sebelum dapat dioperasikan kembali.

"Pengecekan menyeluruh dilakukan untuk memastikan SPBU dalam keadaan baik saat dioperasikan," jelasnya.

Terkait dengan pasokan BBM di wilayah Aceh dan sekitarnya, Fitri Erika menambahkan, saat ini BBM tersedia dalam jumlah yang cukup. Premium sebanyak 6.447 kiloliter (kl) dan Solar sebanyak 11.024 kiloliter. LPG juga tersedia dalam jumlah yang cukup dan pasokan akan terus ditambah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Pertamina telah menyiapkan satu unit mobil tangki yang dilengkapi flow meter untuk pelayanan BBM ke masyarakat sambil menunggu kelayakan operasional dari sisi safety untuk tiga SPBU yang berdampak Gempa. Pelayanan BBM juga tetap dilakukan di dekat lokasi bencana, yaitu di 14.241.406 di Pidie dan 14.241.444 Bireuen sebagai back up," terangnya.

"Pertamina juga telah mendirikan Posko Pertamina Peduli di lokasi sekitar bencana untuk menyalurkan bantuan medis, makanan dan pakaian," tambahnya.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar