Dirjen PAS Apresiasi TNI-Polri Atas Penangkapan Kembali Napi Kabur

Dirjen PAS Apresiasi TNI-Polri Atas Penangkapan Kembali Napi Kabur

Dirjen Pas, Sri Puguh Budi Utami, mendatangi Lapas Banda Aceh, Sabtu (1/12)

(rzp/eal)

Sabtu, 1 Desember 2018 | 20:48

Analisadaily (Aceh) - Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami, mendatangi Lapas Banda Aceh. Utami dalam kunjungannya menyatakan sebanyak 38 narapidana yang melarikan diri sudah ditangkap kembali.

"Total narapidana yang kembali tertangkap 38 orang. Jadi masih sisanya 75 orang dari 113 yang melarikan diri dari Lapas," kata Utami, Sabtu (1/12).

"Kami mengimbau narapidana yang masih belum tertangkap, secara sukarela segera kembali ke Lapas dan melanjutkan sisa pidana dengan baik," tambahnya didampingi Kakanwil Kemenkumham Banda Aceh, Agus Toyib.

Ia pun menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Polri, TNI, dan masyarakat yang telah membantu melakukan pencarian dan penangkapan 113 narapidana yang melarikan diri.

Di Lapas Banda Aceh, Utami melakukan pengecekan kondisi fasilitas lapas yang mengalami beberapa kerusakan oleh narapidana yang melarikan diri.

"Kepada Kalapas dan jajaran untuk memeriksa ulang dengan seksama, juga melakukan analisa bagian mana saja dalam Lapas yang rawan pelemahan dan berpotensi menjadi jalur gangguan kamtib. Khususnya pelarian," ucap Utami.

Selain melakukan penguatan kepada jajaran Lapas Banda Aceh, Utami juga melakukan dialog dengan narapidana yang telah tertangkap kembali di sel hunian yang terpisah dengan narapidana lainnya.

Ia menyampaikan, para napi yang kembali tertangkap petugas gabungan TNI-Polri tidak mengulangi kembali tindakan pelanggaran hingga melarikan diri. Dan mengimbau mereka untuk mengikuti pembinaan dengan baik sampai selesai masa pidana.

"Apabila kalian berperilaku baik dan mengikuti peraturan dan pembinaan secara patuh, maka reward akan diberikan seperti remisi dan hak lainnya, begitu juga sebaliknya," Utami berpesan.

Sebelumnya narapidana di Lapas Banda Aceh melarikan diri setelah melawan petugas dan merusak fasilitas lapas. Bermula ketika diberi kesempatan melakukan Shalat Maghrib berjamaah di Masjid Lapas, Kamis (29/11).

Di hari yang sama Dirjenpas juga melakukan kunjungan ke LPKA Banda Aceh dan meninjau pelaksanaan pembinaan dan pendidikan anak di sana.

(rzp/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar