Dipicu Cemburu, Seorang Pemuda Nekat Bakar Diri dengan Kekasih

Dipicu Cemburu, Seorang Pemuda Nekat Bakar Diri dengan Kekasih

Ilustrasi.

(jw/rzd)

Rabu, 14 November 2018 | 14:47

Analisadaily (Medan) - Seorang pemuda nekat membakar diri dan kekasihnya karena tidak terima hubungan asmaranya berakhir.

Informasi diperoleh, pemuda tersebut mahasiswa bernama Gerald Hasibuan, warga Jalan Garu 8, Kelurahan Harjosari 1, Kecamatan Medan Amplas. Sedangkan kekasihnya, Ivo Br Simbolon, warga asal Aceh.

Di Medan, korban tinggal di indekos yang berada di Jalan Garu 2-B, Gang Cipta Baru, Kelurahan Harjosari 1, Kecamatan Medan Amplas.

Sebelum peristiwa itu terjadi, Senin (12/11) pukul 20.30WIB, korban yang sedang kedatangan seorang teman pria, didatangi Gerald sambil membawa botol bensin. Kemudian percekcokan terjadi, sehingga Ivo meminta teman prianya untuk pulang.

Selanjutnya Gerald berusa membujuk Ivo agar mau balikan. Namun korban menolak, sehingga emosi Gerald memuncak.

Gerald mengancam akan membakar diri bersama Ivo, kalau korban tidak bersedia rujukan. Akan tetapi korban tetap menolak.

Gerald akhirnya nekad menyiramkan bensin ke tubuh Ivo dan tubuhnya sendiri, sambil menyulutnya dengan mancis, sehingga keduanya terbakar.

Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi mengatakan, berdasarkan keterangan yang sudah diperolehnya, aksi pembakaran sepasang kekasih itu dipicu lantaran korban memutuskan hubungannya dengan pelaku.

"Hubungan mereka itu sudah 3 tahun. Tapi si cewek minta putus. Sehingga si laki-laki tidak terima, makanya melakukan bakar diri," katanya, Rabu (14/11).

Peristiwa tersebut dilakukan pelaku terlebih dahulu dengan menyiramkan tubuhnya dengan bensin yang kemudian bensin tersebut disiramnya ke tubuh pacarnya.

"Saat itu lah si pelaku menyalakan mancis yang sudah dibawanya, sehingga api menyambar tubuh pelaku yang saat keduanya dalam keadaan berpelukan. Jadi, pelaku itu ingin mereka mati bersama," jelas Ginanjar.

Aksi bakar diri yang dilakukan oleh pelaku itu diketahui warga, sehingga menolong keduanya dari kobaran api. Kemudian mereka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

"Untuk luka, masing-masing mengalami luka bakar sekitar 70 persen," sebutnya.

Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Karena keduanya belum bisa dimintai keterangan.

"LP-nya sudah kita terima Senin malam. Di situ si lelaki kita tetapkan sebagai tersangka dan perempuan sebagai korban," pungkasnya.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar