Dinyatakan Bersalah, Remigo Berutu Dijatuhi Hukuman 7 Tahun Penjara

Dinyatakan Bersalah, Remigo Berutu Dijatuhi Hukuman 7 Tahun Penjara

Remigo Berutu

(jw/rzd)

Kamis, 25 Juli 2019 | 19:23

Analisadaily (Medan) - Ketua majelis hakim, Abdul Aziz, memutuskan Bupati Pakpak Bharat nonaktif, Remigo Yolando Berutu, dengan hukuman 7 tahun penjara. Selain hukuman penjara, Remigo juga dihukum untuk membayar denda sebesar Rp650 juta subsider 4 bulan kurungan.

Majelis hakim menyatakan, orang nomor satu di Pemkab Pakpak Bharat itu bersalah dalam perkara suap senilai Rp 1,2 miliar. Majelis hakim menyatakan, perbuatannya sebagaiman diatur dalam Pasal 12 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Juncto Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

"Terdakwa Remigo Yolando Berutu terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagai berbarengan beberapa perbuatan yang dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendri," katanya dalam persidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (25/7).

Tidak hanya hukuman penjara dan denda, Remigo juga dibebankan membayar uang pengganti kerugian negara. Uang itu merupakan uang suap yang diterimanya sebesar Rp 1,2 miliar lebih.

"Dengan ketetntuan apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti selama satu bulan sesudah hukuman pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, maka harta benda terdakwa disita oleh jaksa dan dilelang untuk mentupi uang pengganti tersebut, dan jika tidak mencukupi maka dipidana penjara dengan 1 tahun 6 bulan," ucap Abdul Aziz.

Bahkan hakim juga menghukum Remigo dengan mencabut hak politiknya, berupa hak tidak dipilih selama 4 tahun dalam jabatan publik usai menjalani masa hukuman pokok.

Putusan ini lebih rendah dari tuntutan KPK. sebelumnya, Penuntut Umum KPK meminta agar Remigo dihukum 8 tahun dan denda Rp 650 juta subsider 6 bulan kurungan. Dengan membayar uang pengganti kerugian kepada negara, Pemkab Pakpak Bharat sebesar Rp1,230 miliar serta pencabutan hak politik selama 4 tahun usai menjalani masa hukuman pokok.

Menyikapi putusan ini, baik terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir. Usai persidangan, pendukung dan kerabat Remigo yang dari pagi sudah berada di pengadilan histeris mendengar putusan ini. Keluarga langsung memeluk Remigo usai majelis hakim menutup persidangan.

dalam perkara ini, Remigo didakwa telah menerima uang melalui David Anderson Karosekali dan Hendriko Sembiring (berkas perkara terpisah) seluruhnya Rp 1,6 miliar yang didapat dari beberapa rekanan. Sebanyak Rp 720 juta dari uang itu diperoleh dari Dilon Bacin, Gugung Banurea, dan Nusler Banurea. Rp 580 juta dari Rijal Efendi Padang. Sementara Rp 300 juta dari Anwar Fuseng Padang.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar