Dinas PU dan Pihak Kecamatan Atasi Keluhan Warga Jalan Mahkamah

Dinas PU dan Pihak Kecamatan Atasi Keluhan Warga Jalan Mahkamah

Pembersihan tumpukan tanah dan lumpur di Jalan Mahkamah Medan, Selasa (13/3)

(aa/eal)

Selasa, 13 Maret 2018 | 19:51

Analisadaily (Medan) - Keresahan warga yang bermukim di Jalan Mahkamah, tepatnya di belakang Masjid Raya Al Mashun, Kelurahan Masjid, Kecamatan Medan Kota, akibat tidak diangkutnya tanah bercampur lumpur hasil normalisasi drainase, akhirnya teratasi.

Jajaran Kecamatan Medan Kota bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan melakukan pembersihan di kawasan tersebut, Selasa (13/3). Selain Dinas PU, pembersihan juga melibatkan seluruh personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Kecamatan Medan Kota.

Sebelum pembersihan dilakukan, warga sekitar merasa resah. Sebab, pinggiran Jalan Mahkamah dipenuhi tanah bercampur lumpur hasil normalisasi drainase yang dilakukan beberapa waktu lalu. Normalisasi dilakukan untuk mengatasi penyumbatan sekaligus sedimentasi.

Diakui warga, normalisasi berjalan baik dan lancar. Drainase yang ada kini telah berfungsi sebagai penampung debit air hujan sekaligus saluran air setelah sempat tersumbat dan dipenuhi sampah. Namun persoalan baru muncul, aktivitas warga terganggu karena tumpukan tanah dan lumpur di pinggiran jalan.

Camat Medan Kota, Edi Mulia Matondang mengaku, pihaknya memahami keresahan warga sekitar. Namun pihaknya tak bisa melakukan pembersihan terhadap tumpukan tanah bercampur lumpur secara manual. Oleh karenanya dia pun langsung berkoordinasi dengan Dinas PU guna membantu mengatasi keresahan warga tersebut.

Pembersihan tumpukan tanah dan lumpur di Jalan Mahkamah Medan, Selasa (13/3)

Pembersihan tumpukan tanah dan lumpur di Jalan Mahkamah Medan, Selasa (13/3)

"Alhamdulillah, pagi ini satu unit alat berat dan sejumlah truk milik Dinas PU diturunkan untuk membersihkan tumpukan tanah bercampur lumpur tersebut. Untuk membantu pembersihan, kita kerahkan seluruh personel P3SU. Kita harapkan hari ini juga kawasan ini bersih dari tumpukan tanah bercampur," kata Edi.

Edi Mulia selanjutnya mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas PU guna mengatasi genangan air maupun banjir, termasuk yang berkaitan dengan hasil pengorekan drainase di wilayahnya kerjanya.

Di samping itu dia pun tak bosan-bosannya mengajak seluruh warganya untuk selalu menjaga kebersihan tempat tinggalnya masing-masing dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam drainase.

(aa/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar