Dilaporkan Hilang, WNA Tewas Tergantung di Pohon Sawit

Dilaporkan Hilang, WNA Tewas Tergantung di Pohon Sawit

Korban semasa hidup sedang menggendong anaknya

(hpg/eal)

Kamis, 10 Agustus 2017 | 21:53

Analisadaily (Langkat) - Seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok, Song Jinbu alias M. Alwi (33), ditemukan tewas tergantung di pohon sawit, Kamis (10/8).

WNA dengan nomor passport: E61052210 dan nomor visa: V6C099035, selama ini tinggal di Dusun III, Desa Pintu Air, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat.

Alwi yang dilaporkan hilang oleh istrinya sejak Rabu (9/8) kemarin, pertama kali ditemukan Amiruddin (49), warga Lingkungan VI, Kelurahan Beras Basah, Kecamatan Pangkalan Susu dengan kondisi tergantung dan lengan kiri mengalami luka sayat/urat nadi putus.

Sebelum ditemukan tewas, korban bersama istrinya, Rika Sugiarti, pergi ke pasar malam di Jalan Pangkalan Brandan, Kecamatan Pangkalan Susu dengan mengendarai sepeda motor, Selasa (8/8) pukul 21.00 WIB.

Setelah nonton pasar malam, mereka pun pulang ke rumahnya di Dusun III, Desa Pintu Air. Namun saat dalam perjalanan, ban sepeda motor yang mereka kendarai kempis.

Rika pun pergi mencari penempel ban sepeda motor di Jalan Pangkalan Brandan, Kelurahan Beras Basah, sedangkan korban menunggu di pinggir jalan Tanjung Pasir Panton, Desa Sei Siur, Pangkalan Susu.

Setelah selesai menempel ban, Rika tidak lagi menemui suaminya di tempat semula. Selanjutnya dia menghubungi handphone milik korban guna menanyakan keberadaannya.

Saat itu korban menjawab sambil menangis karena tidak tahu sedang berada dimana. Kemudian Rika berusaha mencari suaminya. Saat berada di Jalan Pangkalan Brandan, Rika bertemu seorang saksi mata bernama Cici.

Cici pun memberi tahu bahwa ada orang yang melihat korban sedang berjalan kaki di Jalan Pangkalan Brandan, Kelurahan Beras Basah, Pangkalan Susu, dan sudah melewati pasar malam. Menerima informasi itu, Rika terus berusaha mencari, namun korban tetap tidak ditemukan.

Keesokan harinya, Rika melaporkan suaminya yang hilang ke Mapolsek Pangkalan Susu. Atas laporan tersebut, petugas berusaha mencarinya namun korban masih belum ditemukan.

Akhirnya M. Alwi ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia tergantung di pohon sawit dengan lengan kiri mengalami luka sayat, Kamis (10/8) pukul 13.15 WIB.

Kapolres Langkat, AKBP Dede Rojudin, melalui Kapolsek Pangkalan Susu, AKP Bambang, membenarkan peristiwa tersebut.

Dijelaskan Kapolsek, korban sempat menghilang sejak Selasa (8/8) malam, namun dilaporkan istrinya ke Polsek Pangkalan Susu pada Rabu (9/8) pagi sekira pukul 09.00 WIB.

"Setelah menerima laporan, kita langsung mencarinya dengan mencoba menelepon HP korban, namun tidak diangkat dan dibalas saat dihubungi maupun di SMS," ujar Kapolsek.

Diakui Kapolsek, pihaknya sudah melakukan pengecekan BTS terhadap HP korban dan diketahui masih aktif dengan posisi ada di sekitar Stabat.

"Kita mengecek melalui BTS dan HP-nya masih hidup. Hingga akhirnya saya mendapat kabar dari anggota bahwa korban sudah ditemukan warga meninggal dunia tergantung di pohon sawit dengan lengan kirinya mengalami luka sayat," kata Kapolsek.

Setelah ditemukan, sambung Kapolsek, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk diotopsi guna mencari tau penyebab kematiannya.

Menurut pengakuan istrinya, Alwi pernah mengalami sakit dan sempat berobat ke Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Berandan. Dia pun diopname selama satu malam karena mengalami demam dan setiap buang air kecil merasa kesakitan.

Bahkan pernah juga istrinya, sebut Kapolsek, membawa korban ke Rumah Sakit Bunda Thamrin Medan, namun tidak ada dokter spesialis untuk penyakit yang dialaminya sehingga dia kembali di bawa pulang.

"Berdasarkan laporan yang kita terima, diketahui korban pernah bekerja di PLTU Pangkalan Susu pada tahun 2015 dan menikah dengan istrinya tahun 2016. Atas perkawinan tersebut mereka memiliki anak yang masih berusia 7 bulan dan saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," pungkas Kapolsek Pangkalan Susu.

(hpg/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar