Diduga Tertabrak Kereta Api, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Diduga Tertabrak Kereta Api, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Ilustrasi (Pixabay)

(jw/csp)

Senin, 15 Juli 2019 | 11:59

Analisadaily (Medan) - Warga Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Kecamatan Binjai Timur menemukan jasad seorang lelaki yang diduga tertabrak kereta api Diesel jurusan Medan-Binjai di Kilometer 19, Senin (15/7) pukul 05.25 WIB.

"Benar, ada tabrakan di KM 19. Awalnya kereta api dari arah Medan ke Binjai, tepat di KM 19 jam 05.25 WIB,” kata Masrizal, petugas penjaga palang perlintasan kereta api,Senin (15/7).

Saat itu, lanjut Masrizal, ada jemaah masjid yang pulang shalat subuh melewati rel, mereka melihat ada orang tidur.

“Kemudian mereka memanggil saya, dan kami pun mendatanginya. Jasad itu lebih kurang 150 meter dari pos jaga. Saat dilihat ternyata seorang laki-laki dan sudah meninggal dunia," ujar Masrizal saat dihubungi Analisadaily.com.

Setelah mereka melihat korban, ternyata dari salah satu jemaah mengetahui, korban merupakan warga sekitar bernama Hamdika Cahyo alias Tepong (35) warga Jalan Dr. Wahidin, Gang Bakti no 15, Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Kecamatan Binjai Timur.

"Posisi korban saat itu tepat berada di tengah perlintasan kereta api. Kepala bagian depan pecah, kedua kaki patah dan nyaris putus," tambah Masrizal.

Sebelum kejadian, korban sempat duduk dengan warga di atas perlintasan rel kereta. "Karena sebelumnya juga korban diketahui bertengkar dengan istrinya," jelasnya.

Pada saat menemukan korban, Masrizal pun menghentikan kereta api yang hendak balik dari Binjai ke Medan untuk memberi tahu kejadian ini.

"Jadi, kereta api yang dari Binjai mau ke Medan saya berhentikan. Saya kasih tahu kalau ada orang meninggal di perlintasan kereta api. Kemudian petugas turun untuk melihat korban yang mayatnya masih berada di tengah rel. Namun, masih mengatakan, mereka tidak tahu kalau ada orang tertabrak kereta api. Karena pada saat lokasi masih gelap," ungkapnya.

Kemudian setelah itu, warga sekitar menghubungi pihak kepolisian untuk mengevakuasi korban tersebut.

Pukul jam 7 pagi, Polsek Binjai Timur begitu menerima informasi langsung ke Tempat Kejadian Perkara bersama unit laka Lantas dengan melakukan tindakan.

Polisi mencatat saksi, buat sket TKP, amankan barang bukti berupa sepasang sendal kulit warna hitam dan sebuah topi warna merah milik korban serta membawa korban ke Rumah Sakit.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar