Di AWGIPC ke-55, Dirjen KI Bahas Peningkatan Layanan Kekayaan Intelektual

Di AWGIPC ke-55, Dirjen KI Bahas Peningkatan Layanan Kekayaan Intelektual

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Freddy Harris membuka acara 55th Meeting And Related Meetings Of The AWGIPC.

(rel/rzd)

Selasa, 27 Maret 2018 | 12:38

Analisadaily (Bandar Seri Begawan) - Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI), Freddy Harris, membuka acara 55th Meeting And Related Meetings Of The Asean Working Group On Intellectual Property Cooperation (AWGIPC) di International Convention Center Brunei Darussalam.

Delegasi yang mewakili Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), yang merupakan Chair AWGIPC periode Tahun 2017-2019 ini, menyampaikan dalam pertemuan ini akan membahas beberapa isu diantaranya peningkatan Layanan dengan mengurangi waktu proses permohonan kekayaan intelektual (KI) dan Standarisasi data Paten.

“Kami juga mendukung kantor IP di kawasan ASEAN untuk memberikan perhatian lebih di samping fokus pada pengelolaan permohonan. Yakni melalui peningkatan promosi KI dan komersialisasi,” kata Freddy Harris, ditulis Selasa (27/3).

Freddy Harris menilai, bahwa banyak kemajuan di bidang KI yang dilakukan negara ASEAN, termasuk dalam memanfaatkan teknologi untuk memajukan pelayanan KI.

“Di mana teknologi memiliki peran penting dalam memajukan manajemen dan pelayanan bidang KI,” ujar Dirjen KI.

Acara yang berlangsung selama 5 (lima) hari ini diikuti oleh seluruh negara ASEAN serta melibatkan the European Union Intellectual Property Office (EUIPO), Japan Patent Office (JPO), Korean Intellectual Property Office (KIPO) dan ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Area (AANZFTA).

Pada pertemuan ini akan dilangsungkan penandatanganan nota kerja sama antara KIPO dengan ASEAN dalam bidang KI. Penandatanganan menandakan resminya usaha kerja sama di bidang KI sejalan dengan kerja nyata kita dalam mendukung tujuan dari asean itu sendiri.

“Melalui kesepahaman ini, kami berharap dapat memperluas ilmu di berbagai bidang ilmu KI lainnya sebaik kami berbagi pengalaman pada isu-isu seperti perlindungan KI dan komersialisasi KI,” tutur Freddy.

Pada AWGIPC ke-55 ini, hadir mendampingi Dirjen KI, delegasi dari Indonesia yaitu Direktur Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dan Rahasia Dagang, Dede Mia Yusanti; Direktur Merek dan Indikasi Geografis, Fathlurachman; Direktur Hak Cipta dan Desain Industri, Erni Widhyastari, serta Sekretaris DJKI, Danan Purnomo.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar