Detik-Detik Penemuan Jenazah Wakapolres Labuhanbatu

Detik-Detik Penemuan Jenazah Wakapolres Labuhanbatu

Penemuan jenazah Kompol Andi, Minggu (22/4).

(jw/rzd)

Minggu, 22 April 2018 | 12:16

Analisadaily (Medan) - Pasca dikabarkan hilang pada Sabtu (21/4) kemarin, tim gabungan bergerak cepat melakukan pencarian terhadap Wakapolres Labuhanbatu, Kompol Andi Chandra, di perairan Desa Sei Lumut Labuhan Bilik, Panai hilir.

Kompol Andi dikabarkan hilang setelah kapal speed boat Satpolair Polres Labuhanbatu yang ditumpanginya bersama Kapolres, AKBP Frido Situmorang, karam akibat menabrak tunggul kayu sekira pukul 16.30 WIB.

Saat itu Kapolres dan penumpang lainnya ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara Wakapolres sempat dikabarkan hilang. Tim gabungan langsung melakukan pencarian.

Setelah mencari beberapa jam, tepat pada pukul 22.00 WIB tadi malam pencarian terhadap Kompol Andi oleh tim gabungan dihentikan sementara. Hal ini dikarenakan kondisi cuaca yang buruk.

“Hasil komunikasi terakhir dengan Kapolres Labuhanbatu, sampai saat ini Pukul 22.00 WIB pencarian terhadap Kompol Andi belum ditemukan. Kondisi cuaca kurang baik, pencarian dihentikan sementara,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting.

Pencarian kembali dilakukan tim gabungan pada Minggu (22/4). Pencarian terhadap perwira menengah itu dimulai sekira pukul 06.00 WIB. Tim melakukan pencarian dengan cara menyisir mulai dari lokasi kapal karam.

Penemuan jenazah Kompol Andi, Minggu (22/4). (jw)

Penemuan jenazah Kompol Andi, Minggu (22/4). (jw)

Tepat pukul 10.00 WIB, pencarian yang dilakukan tim gabungan membuahkan hasil. Namun diiringi kabar duka, sebab Wakapolres Labuhanbatu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia lengkap dengan pakaian dinas yang dikenakannya.

“Sudah ditemukan pukul 10.00 WIB tadi, kondisinya meninggal dunia,” ungkap Rina.

Sebelumnya informasi diperoleh Analisadaily.com, rombongan Kapolres Labuhanbatu baru selesai menghadiri acara pernikahan putri dari Bupati Labuhanbatu di Kelurahan Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir.

Namun usai menghadiri acara pernikahan tersebut, kurang lebih 10 menit dalam perjalanan, tiba-tiba speed boat menabrak tunggul kayu dan mengalami kebocoran sehingga kapal tidak bisa diselamatkan dan tenggelam.

Speed boat tersebut diketahui bermuatan sekitar 12 orang, yaitu Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang, Wakapolres Labuhanbatu, Kompol Andi Chandra, beberapa Kasat dan ABK Satpolair Polres Labuhanbatu yang berjumlah empat orang.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar