Desember 2018, KMP IHAN BATAK Beroperasi

Desember 2018, KMP IHAN BATAK Beroperasi

Kapal Motor Penyeberangan Ihan Batak di Pantai Pasir Putih Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir, Sabtu (1/9)

(jw/csp)

Sabtu, 1 September 2018 | 21:06

Analisadaily (Medan) - Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Ihan Batak di Pantai Pasir Putih Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir, diluncurkan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat), Budi Setiyadi mengatakan, akan ada pembangunan kapal 2 lagi dalam waktu dekat. Namun, lanjut Budi, kapal kedua akan diperkecil karena ukuran dan biaya operasional akan lebih banyak jika kapalnya sebesar ini.

Pada saat peluncuran, Budi mengatakan, hal yang terpenting adalah bagaimana cara masyarakat dan pemerintah daerah memperbaiki aspek keselamatan pelayaran di Danau Toba.

"Kejadian kapal tenggelam kemarin adalah momentum bagi kita semua. Maka keselamatan pelayaran harus dilakukan. Pada Desember 2018, kapal ini ditargetkan bisa beroperasi dan melayani penumpang Angkutan Natal dan Tahun Baru," ungkapnya.

Budi berharap, pelayaran yang berkeselamatan di daerah Danau Toba menjadi hal utama yang diingat masyrakat, operator, maupun pemerintah daerah.

"Masuk kapal langsung catat manifest dan pakai life jacket. Marilah kita ciptakan sistem pelayaran yang baik. Karena, tahun depan ada target satu juta wisatawan yang akan datang ke Danau Toba. Jadi, harus kita ciptakan fasilitas yang berkeselamatan," ucapnya.

Bupati Toba Samosir, Darwin Siagian menambahkan, atas nama masyarakat sekitar Danau Toba menyambut baik adanya kapal ini.

"Ihan Batak adalah ikan asli yang ada di Danau Toba, masih ada tapi sekarang sudah sulit ditemukan. Nantinya, kapal ini akan melayani rute Ajibata-Simanindo dan sudah bisa dipakai saat Natal. Mari kita tokoh adat dan tokoh masyarakat saling membantu," tambahnya.

Kapal yang diberi nama Ihan Batak ini dikerjakan di Cirebon dan kemudian dilanjutkan pengerjaannya setelah diangkut lewat jalur darat menuju Porsea. Kontrak KMP Ihan Batak berlaku sejak 28 Agustus 2017, dengan jadwal pembangunan memakan waktu selama 15 bulan.

Pembangunan KMP Ihan Batak pun sudah mencapai 90 persen, dan diprediksi pada akhir Oktober 2018 serah terima.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar