Danau Toba Diusulkan Jadi Destinasi Wisata Ramah Muslim

Danau Toba Diusulkan Jadi Destinasi Wisata Ramah Muslim

Danau Toba

(rel/rzd)

Sabtu, 13 Juli 2019 | 16:21

Analisadaily (Siborong-Borong) – Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Destinasi Regional I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia, Lokot Ahmad Enda mengatakan, mayoritas wisatawan yang datang ke Sumatera Utara (Sumut) dan Danau Toba berasal dari Malaysia.

“Flight internasional Silangit pun terhubung ke Kuala Lumpur. Saya mengusulkan mengusulkan Danau Toba menjadi destinasi muslim friendly atau ramah msulim,” kata Lokot, Sabtu (13/7).

Lokot juga ingin Danau Toba menjadi destinasi yang ramah buat semua wisatawan. Termasuk buat wisatawan muslim. Dirinya meminta tidak ada salah pengertian.

“Kemenpar ingin mengembangkan wisata belanja dan kuliner di Danau Toba. Dan kita ingin hal itu juga muslim friendly. Itu juga penting,” ujarnya.

Lokot memberikan contoh. Menurutnya jangan sampai wisatawan muslim yang ada di Samosir misalnya, harus ke Parapat untuk mencari makan.

“Seperti itu namanya tidak muslim friendly. Kalau ramah, berarti destinasi itu juga menyediakan kuliner buat muslim. Itulah pengertiannya,” ucap Lokot.

Lokot menyebut, Danau Toba adalah destinasi super prioritas, bersama Labuan Bajo, Borobudur dan Mandalika. Artinya, sampai 2024 juga masih menjadi prioritas.

“Dengan perhatian semua, kita harapkan Danau Toba menjadi pilihan selain untuk berwisata selain Bali. Atau menjadi Bali Baru,” tuturnya.

Workshop Wisata Kuliner dan Belanja dalam rangka Pemberian Dukungan Prioritas Nasional (Ist)

Workshop Wisata Kuliner dan Belanja dalam rangka Pemberian Dukungan Prioritas Nasional (Ist)

Kabid Pengembangan Destinasi Area I Kemenpar, Wijanarko menambahkan, saat ini sedang membuat indikator untuk memperkuat Danau Toba sebagai destinasi papan atas. Pihaknya sedang membuat indikatornya.

“Acuannya kita gunakan 3A yaitu aksesibilitas, atraksi, amenitas. Seperti aksesibilitas. Silangit memang baru satu flight internasional, tapi kalau nasional sudah banyak. Amenitasnya juga begitu. Semua kita pantau,” paparnya.

Sebelumnya digelar Workshop Wisata Kuliner dan Belanja dalam rangka Pemberian Dukungan Prioritas Nasional: Perintisan Destinasi Pariwisata Prioritas Pengembangan Destinasi Pariwisata Nasional Toba. Workshop digelar di Hotel Esther, Siborong-Borong, Tapanuli Utara.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar