Dame: Pedagang Hanya Cari Makan, Bukan Cari Kaya

Dame: Pedagang Hanya Cari Makan, Bukan Cari Kaya

Unjuk rasa pedagang di depan Kantor Wali Kota Medan.

(aa/rzd)

Jumat, 13 April 2018 | 21:13

Analisadaily (Medan) - Dalam beberapa hari terakhir, para pedagang dari sejumlah pasar tradisional di Kota Medan melakukan unjuk rasa di depan Balai Kota. Hal ini tak lepas dari berbagai permasalahan yang ada.

Awal pekan ini puluhan pedagang dari Pasar Pringgan berdemo di depan Balai Kota karena menolak pasar tradisional itu dikelola pihak swasta. Bahkan aksi itu terus berlanjut sampai saat ini.

Lalu kemarin, puluhan pedagang dari Pasar Marelan berdemo di Balai Kota. Mereka menuntut agar diusut tuntas dugaan peraktik curang yang ada.

Anggota DPRD Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, mengaku prihatin atas permasalahan-permaslahan yang terjadi di pasar-pasar tradisional di Medan.

Menurut Anggota Komisi C DPRD Medan itu, permasalahan pasar-pasar di Kota Medan tak kunjung usai dan terus berlarut-larut.

"Bahkan permasalahan Pasar Kampung Lalang tidak kunjung selesai sejak tahun lalu dimulai. Kini muncul masalah Pasar Pringgan dan Pasar Marelan. Tak habis-habis masalahnya," katanya, Jumat (13/4).

Menurutnya, permasalahan di Pasar Kampung Lalang karena tidak ada ketegasan dari pihak Pemko Medan perihal pembangunan pasar tersebut.

Sementara lanjut politisi Partai Gerindra itu, permasalahan di Pasar Marelan dan Pasar Pringgan ada oknum-oknum yang mencoba bermain di dalamnya.

"Dari kami prihatin, karena yang jadi dirugikan nantinya adalah para pedagang. Mereka hanya mencari makan, bukan mencari kaya," tegasnya.

Dame berharap semua pihak bisa dapat duduk bersama dan menuntaskan permasalahan-permasalahan tersebut. Sebab akibat permasalahan ini, pedagang dalam mencari rezeki jadi terhambat.

(aa/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar