Curi Sepeda Motor PNS, Dua Pemuda Ditangkap Polisi di Pinggir Sungai

Curi Sepeda Motor PNS, Dua Pemuda Ditangkap Polisi di Pinggir Sungai

Kedua pelaku pencurian sepeda motor.

(yy/rzd)

Selasa, 1 Agustus 2017 | 12:57

Analisadaily (Medan) - Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Medan Kota membekuk 2 pencuri sepeda motor. Pelaku diamankan berdasarkan laporan korban, Asbin Siregar, yang tertuang dalam laporan polisi: LP/695/K/VII/2017/SU/POLRESTABES MEDAN/SEK MEDAN KOTA tanggal 31 juli 2017.

Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Tobing, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Budiman Simanjuntak mengatakan, kedua pelaku yang dibekuk yakni adalah SL (28), warga Jalan Brigjen Katamso, Gang Keluarga, Kelurahan Medan Maimun dan NL (20), warga Jalan Brigjen Katamso, Gang Perdamaian.

Kedua pemuda pengangguran itu diringkus hanya beberapa saat setelah mereka mencuri sepeda motor korbannya, Asbin Siregar (58), warga Kelurahan Lalang, Gang Balai Desa, No.17, RT 022/005/Jalan Bromo, Gang Sentosa, Kecamatan Medan Sunggal.

"Para pelaku diciduk petugas di pinggir sungai, Jalan Brigjen Katamso, Gang Balai Desa, hanya berselang beberapa jam setelah mereka mencuri sepeda motor korban," katanya, Selasa (1/8).

Kejadian bermula ketika korban, yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) sedang di kantor lurah, Jalan Brigjen Katamso, Gang Balai Desa, Kecamatan Medan Maimun. Korban saat itu memarkirkan sepeda motornya bernomor polisi BK 6027 AFO di area parkir kantor lurah.

Saat korban hendak pulang, ia terkejut karena sepeda motornya sudah tak ada di lokasi semula. Tak tinggal diam, korban melakukan pencarian dan bertanya pada warga sekitar soal keberadaan sepeda motornya.

Namun sepertinya usaha korban sia-sia. Tanpa pikir panjang lagi, korban langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Medan Kota dengan nomor laporan  LP/695/K/VII/2017/SU/POLRESTABES MEDAN/SEK MEDAN KOTA, Senin, tanggal 31 Juli 2017.

"Setelah mendapat laporan itu, petugas kita langsung bergerak. Dan tak berapa lama, keduanya berhasil kita bekuk di pinggir sungai tak jauh dari lokasi kejadian bersama barang buktinya," ujarnya.

Saat ini, sambung Budiman, pihaknya masih melakukan pengembangan. "Saat ini sedang kita mintai keterangan, untuk mengetahui apakah ada laporan lain atas nama kedua tersangka," imbuhnya.

Untuk kedua tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman penjara di atas 5 tahun.

(yy/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar