Cara Amir Hasan Wujudkan Keinginan Berhaji di Usia 20 Tahun

Cara Amir Hasan Wujudkan Keinginan Berhaji di Usia 20 Tahun

Amir Hasan Martua Lubis (20) bersama ibunya, Masdiana Harahap (56).

(jw/rzd)

Senin, 31 Juli 2017 | 14:06

Analisadaily (Medan) - Amir Hasan Martua Lubis, warga Desa Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang lawas merupakan jamaah calon haji (calhaj) kloter 5 embarkasi Medan yang termuda.

Di usianya ke-20 tahun, Amir melaksanakan Rukun Islam kelima. Hal ini telah diniatkannya sejak duduk di Madrasah Tsanawiyah (MTs).

"Sejak MTs saya sudah menabung untuk melaksanakan haji," katanya saat ditemui Analisadaily.com di Asrama Haji Medan, Senin (31/7).

Amir bercerita, pada tahun 2011 saat masih Mts, dirinya menabung dari uang jajan yang diberikan orang tuanya. Amir menabung untuk bekalnya dalam melaksanakan haji.

"Pas Mts saya kumpuli uang per hari Rp 5 ribu. Kemudian, sewaktu SMA saya menabung Rp 200 ribu per bulan, dari situ saya berniat untuk naik haji," ungkapnya.

Lebih lanjut, Amir menjelaskan, usai dirinya tamat SMA langsung melamar kerja di salah satu perusahaan yang ada di Dumai, Provinsi Riau, dan diterima di perusahaan tersebut.

"Saya kerja di bidang pencari ketahanan pipa, dan sudah 2 tahun bekerja. Saat saya bekerja, saya juga terus menabung dan akhirnya bisa naik haji sekarang ini," jelasnya.

Amir berangkat melaksanakan ibadah haji bersama ibunya, Masdiana Harahap (56).

Sang ibu mengaku, Amir anak keenam dari tujuh bersaudara. Amir merupakan anaknya yang paling berkeinginan besar untuk melaksanakan ibadah haji.

"Saya sudah tanya satu persatu. Tapi, cuma Amir yang pengin ikut. Keinginannya sejak 2011 lalu. Saat umrah kedua saya, dari situ dia minta ikut naik haji," ungkapnya.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar