Caleg Terpilih Diingatkan Segera Menyerahkan Laporan Harta Kekayaan

Caleg Terpilih Diingatkan Segera Menyerahkan Laporan Harta Kekayaan

Ketua KPU Sumut, Herdensi Adnin memberi keterangan usai Rapat Pleno Terbuka KPU Sumut terkait Penetapan Caleg DPRD Sumut terpilih periode 2019-2024 di Medan, Selasa (27/8).

(jw/csp)

Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:00

Analisadaily (Medan) - Setelah penetapan, Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara mengingatkan Anggota DPRD Sumatera Utara periode 2019-2024 untuk membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan dilapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Setelah kita tetapkan, KPU memberi batas waktu tujuh hari kepada mereka sebagai caleg terpilih," kata Ketua KPU Sumut, Herdensi Adnin usai Rapat Pleno Terbuka KPU Sumut dalam Penetapan Caleg DPRD Sumut terpilih periode 2019-2024 di Medan, Selasa (27/8).

Herdensi mengutarakan, KPU telah memberi surat kepada masing-masing partai politik yang celegnya berhasil menduduki kursi dewan tingkat provinsi, supaya mengingatkan caleg mereka yang terpilih agar membuat LHKPN.

"Segera buat LHKPN dan tanda bukti sudah membuat LHKPN itu diserahkan ke KPU Sumut," tuturnya.

Herdensi juga menjelaskan, LHKPN dibuat untuk syarat yang wajib dipenuhi seluruh caleg terpilih. Dokumen itu salah satu syarat yang harus dilampirkan KPU dalam mengusulkan nama celeg terpilih kepada Kementerian Dalam Negeri melalui gubernur untuk dilantik.

"Jika sampai batas waktu yang ditentukan, mereka tak mengirim laporan, maka caleg yang bersangkutan akan ditunda pelantikannya," jelasnya.

"Sejauh ini, sudah ada beberapa partai menyerahkan bukti penyerahan LHKPN. Tapi, kami masih menunggu beberapa parpol lagi sebelum nama-nama diusulkan untuk dilantik," sambung Herdensi.

Setelah semua caleg terpilih menyerahkan LHKPN, rencana pelantikan pada pertengahan September 2019. "Kami masih tunggu kelengkapan dari mereka. Sebab, LHKPN ini kewajiban dari penyelenggara negara untuk melaporkan harta kekayaan mereka," tambah Herdensi.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara, PDIP, Golkar dan Gerindra berhasil meraup suara cukup banyak. PDIP 19 kursi, Golkar dan Gerindra sama-sama menempatkan 15 kursi.

Partai Nasdem merebut 12 kursi, PKS 11 kursi, Demokrat 9 kursi, PAN 8 kursi, Hanura 6 kursi, PKB dan PPP sama-sama meraih 2 kursi, dan terakhir Perindo mendapat jatah 1 kursi.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar