Café Bar Medan Club Berjanji Tidak Akan Salahi Etika

Café Bar Medan Club Berjanji Tidak Akan Salahi Etika

Hendra DS

(hers/rzd)

Rabu, 14 Agustus 2019 | 20:08

Analisadaily (Medan) - Pengelola café bar yang berada di lokasi Medan Club, Jalan RA Kartini, Nomor 36, Medan, berjanji kepada pihak Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Agung, Jalan Pangeran Diponegoro, tidak akan menyalahi etika.

Pernyataan tersebut disampaikan pihak pengelola secara tertulis yang ditandatangani langsung oleh presiden direktur perusahaan pengelola café bar di atas materai, yang telah diterima pengurus BKM Masjid Agung Medan, yang berlokasi berdekatan dengan areal Medan Club.

Sekretaris BKM Masjid Agung Medan, Hendra DS, membenarkan pihaknya telah menerima pernyataan tertulis dimaksud, menyusul sebelumnya pihak BKM meminta klarifikasi kepada pengurus Medan Club terkait dugaan akan hadirnya lokasi hiburan malam di areal usaha mereka.

Dugaan akan dibukanya lokasi usaha dalam bentuk hiburan malam di sekitar Mesjid Agung, dimaksud berawal dari informasi jemaah Masjid Agung Medan.

“Pengurus BKM meminta klarifikasi kepada pengurus Medan Club dengan adanya informasi yang diperoleh akan dibukanya lokasi hiburan malam yang berada berdekatandengan Masjid Agung Medan,” kata Hendra, Rabu (14/8).

Permohonan klarifikasi tersebut disampaikan langsung secara tertulis oleh BKM Mesjid Agung Medan pada 29 April 2019. Sehubungan dengan itu, dalam pernyataan tertulis yang ditandatangani Presiden Direktur PT Tren Industri Musik, Nursiang Wibowo, selaku pemilik dan pengelola café bar menegaskan, dalam operasionalnya berupa restoran, café bar, live music, dan musik DJ.

“Kami tidak akan melanggar Undang-undang dan etika menyangkut kenyamanan masyarakat setempat, seperti kegiatan yang berkaitan dengan narkoba. Kami tidak menyiapkan wanita penghibur dan kegiatan ini juga tidak berupa diskotik,” jelasnya dalam surat pernyataan.

Atas dasar itu, BKM Masjid Agung Medan diharapkan tidak keberatan dengan adanya kegiatan usaha PT Trend Industri Music dimaksud. Surat pernyataan bermaterai tersebut ditandatangani Nursiang Wibowo tertanggal 7 Agustus 2019.

Hendra DS yang juga anggota DPRD Medan mengemukakan akan menyampaikan hal ini kepada pengurus BKM. Dia mengakui jawaban klarifikasi ini sudah lama mereka tunggu sejak pertama kali dimintai klarifikasi.

(hers/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar