Bupati Madina Mengundurkan Diri, Edy: Perlu Banyak Belajar

Bupati Madina Mengundurkan Diri, Edy: Perlu Banyak Belajar

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Senin (22/4)

(jw/csp)

Senin, 22 April 2019 | 13:11

Analisadaily (Medan) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara belum menerima surat terkait pengunduran diri Dahlan Hasan Nasution sebagai Bupati Mandailing Natal. Terkait itu, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi memberikan tanggapan.

"Kalau ngundurkan diri itu prosedurnya harus ke DPRD Kabupaten, nanti DPRD melakukan paripurna. Dari hasil paripurna, masuklah surat ke saya, saya teruskan ke Menteri Dalam Negeri. Begitu caranya," kata Edy menanggapi pengunduran diri Dahlan.

"Kalau pun surat ditujukan ke saya, harus DPRD nya. Jadi, surat itu di sampaikan ke DPRD Kabupaten Mandailing Natal dari sana di proses lantas di adakan rapat paripurna," ungkap Edy.

Sementara surat pengunduran diri yang ditandatangani Dahlan Hasan tertera dalam surat yang berlogokan Garuda dengan nomor surat 019.6/1214/TUPIM/2019 tertanggal 18 April 2019 perihal Permohonan Berhenti Dari Jabatan Bupati.

Surat itu tertuju kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Dalam Negeri di Jakarta. Gubsu juga tidak ambil pusing terkait surat pengunduran diri tersebut. Ia mengatakan agar Dahlan perlu banyak belajar.

"Perlu banyak belajar,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa ada pun isi surat pengunduran diri yang dibuat oleh Dahlan Hasan sebagai berikut:

Dengan hormat, 

Kami maklumkan kepada Bapak bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 di Mandailing Natal Sumatera Utara berjalan lancar, aman dan terkendali. Namun hasilnya sangat mengecewakan dan tidak seperti yang diharapkan.

Perlu kiranya kami sampaikan kepada Bapak dalam 3 (tiga) tahun terakhir pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal cukup siginifikan antara lain Pelabuhan Palimbungan, Pembangunan Rumah Sakit, lanjutan Pembangunan Jalan Lintas Pantai Barat, Rencana Pembangunan Bandara Udara Bukit Malintang, Rencana Pembangunan kembali Pasar Baru Panyabungan setelah terbakar pada bulan Syawal yang lalu dan lain-lain.

Sejalan dengan uraian di atas dan mengingat pencerahan sudah cukup kami berikan kepada semua lapisan  baik bersama beberapa putra daerah disertai ulama yang berdomisili di Jakarta/Medan, namun belum berhasil memperbaiki pola pikir masyarakat dalam mendukung berbagai Pembangunan, untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya kepada Bapak Presiden dan sebagai ungkapan rasa tanggung jawab atas ketidaknyamanan ini dengan segala kerendahan hati izinkan kami menyampaikan permohonan untuk berhenti sebagai Bupati Mandailing Natal.

Perlu kiranya kami tambahkan walaupun kami nantinya tidak menjabat lagi sebagai Bupati, namun kami tetap Setia kepada  Bapak dan berjanji siap membantu Bupati sepenuhnya manakala diperlukan.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian Bapak diucapkan terima kasih. Kami mendoakan kiranya Allah SWT selalu melindungi Bapak dan memberikan kekuatan sehingga mampu mempersembahkan kemajuan untuk Republik Indonesia Amin.

Bupati Mandailing Natal, 

(Drs. H. Dahlan Hasan Nasution) 

Tembusan Yth: 

 Bapak Menko Perekonomian RI di Jakarta

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar