Buntut Kerusuhan Lapas Langkat, 33 Pegawai Dicopot

Buntut Kerusuhan Lapas Langkat, 33 Pegawai Dicopot

(Istimewa)

(jw/rzd)

Kamis, 13 Juni 2019 | 15:35

Analisadaily (Medan) - Buntut kerusuhan di Lapas Kelas III Narkotika Kabupaten Langkat, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Utara mencopot 33 orang dari 64 pegawai yang berada di Lapas tersebut.

Pencopotan ini juga merupakan bagian dari instruksi Menkumham, Yasonna Laoly, pada saat meninjau Lapas itu usai insiden kerusuhan terjadi.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut, Dewa Putu Gede menerangkan, para pegawai yang dicopot itu sudah berada di Kanwil Kemenkumham Sumut untuk dilakukan pembinaan.

"Untuk SDM sudah dari hari kemarin dimulai, ada 33 pegawai sudah saya pindahkan ke Kanwil Kemenkuham. Saya berikan pemahaman, assesment," katanya, Kamis (13/6).

Dewa Putu Gede menjelaskan, tidak semua pegawai yang berada di sana diganti. Dari 64 orang jumlah pegawai yang berada di Lapas tersebut, hanya 33 orang yang ditarik ke Kemenkumham Sumut.

Dirinya juga mengatakan para pengganti pegawai yang ditarik juga sudah bekerja. "Bukan semua, dari 64 pegawai sudah 33 orang di Kanwil Kemenkumham Sumut sekarang," jelasnya.

"Untuk pegawai yang baru juga sudah diberi pemahaman supaya melakukan pelayanan yang terbaik," sambung Dewa Putu Gede.

Terkait narapidana yang kabur dan belum kembali, Putu Gede menyebut, terdapat 53 orang. Pihaknya tetap berkoordinasi dengan polisi serta masyarakat untuk menangkap kembali narapidana yang masih kabur.

"Sampai saat ini belum ketangkap 53 orang. Kita terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri serta masyarakat untuk mengejar," terangnya.

Ratusan narapidana di Lapas Narkoba Klas III Hinai, Langkat, pada Kamis (16/5) siang, marah dan melakukan pengerusakan terhadap gedung Lapas. Bukan hanya perusakan, para narapidana juga membakar sejumlah kendaraan bermotor.

Kerusuhan diduga dipicu oknum petugas Lapas yang melakukan penyiksaan terhadap seorang narapidana. Selanjutnya narapidana yang tidak terima atas perlakukan kasar melakukan pengerusakan hingga pembakaran.

Total ada 177 orang narapidan yang kabur dan sebagian berhasil ditangkap dan ada juga yang menyerahkan diri.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar