Buang Bangkai ke Sungai, Ancaman Bagi Kesehatan Masyarakat

Buang Bangkai ke Sungai, Ancaman Bagi Kesehatan Masyarakat

Bangkai babi tampak mengapung di Sungai Bederah, Medan Marelan, Kamis (7/11)

(jw/csp)

Kamis, 7 November 2019 | 12:14

Analisadaily (Medan) - Banyaknya bangkai babi yang dibuang orang yang tidak bertanggungjawab ke Sungai Bederah dan Danau Siombak di Kecamatan Medan Marelan beberapa hari terakhir, mendapat tanggapan dari komunitas penggiat Sungai Deli atau Go River.

Aktivis sungai Go River, Ahmad Hakiki, mengecam keras pembuangan bangkai babi ke Sungai Bederah, karena menurutnya hal ini merupakan bentuk kezaliman yang luar biasa.

"Sungai adalah urat nadi kehidupan. Sungai mempunyai manfaat yang besar bagi hajat hidup orang banyak," kata Ahmad, Kamis (7/11).

"Membuang sampah plastik ke sungai saja adalah bentuk kezaliman, apalagi membuang bangkai babi yang jumlahnya ratusan. Dan itu sangat-sangat tidak manusiawi sekali," sambung Hakiki.

Dampak dari bangkai babi itu selain bau menyengat, bangkai juga bisa menjadi wabah penyakit, air tercemar.

"Saya berharap pihak terkait khususnya aparat keamanan menangkap oknum yang mengotori sungai," tegasnya.

Pada saat bersamaan, Pembina Yayasan Go River, Mhd Darwis Nasution, sangat menyesalkan tindakan pencemaran sungai, yang saat ini sedang ada upaya intens dari pemerintah daerah untuk melestarikannya.

“Untuk itu saya meminta pemda dan pihak berwenang untuk melakukan investigasi dan mengusut tuntas serta segera melakukan upaya hukum atas tindakan pencemaran itu," ujar Darwis.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar