BNNP Sumut Amankan Pengirim 15.000 Butir Pil Ekstasi

BNNP Sumut Amankan Pengirim 15.000 Butir Pil Ekstasi

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Marsauli Siregar, saat paparan dengan barang bukti 15.000 pil ekstasi di Kantor BNNP Sumut, Selasa (6/2)

(jw/eal)

Selasa, 6 Februari 2018 | 17:07

Analisadaily (Medan) - Sebanyak 15.000 butir pil ekstasi diamankan petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) dari seorang kurir berinisial CA (36), Minggu (28/1) lalu.

"Dari tangan tersangka kita amankan 15.000 butir pil ekstasi dan jika ditotal, nilai ekstasi itu berkisar Rp 4,5 miliar," kata Kepala BNNP Sumut, Brigjen Marsauli Siregar di Kantor BNNP Sumut, Jalan Pasar V, Medan Estate, Selasa (6/2).

Marsauli menjelaskan, penangkapan CA yang merupakan warga Jakarta berawal dari informasi yang diperoleh BNNP Sumut pada Sabtu (27/1) mengenai adanya paket pos udara diduga berisi narkotika yang akan dikirim ke Jakarta. Berdasarkan informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan bekerjasama dengan pihak jasa pengiriman Bandara Kualanamu, Deli Serdang.

"Kita selidiki dan benar ternyata isi paket itu pil ekstasi. Kemudian kita melakukan teknik penangkapan dengan cara Control Delivery. Jadi barang itu tetap dikirim ke alamat yang dituju namun dengan pengawasan kita," jelas Marsauli.

Marsauli mengungkapkan, paket tersebut sebelumnya sudah dikemas dalam sebuah kotak kayu. Belasan ribu pil ekstasi itu disimpan dan dibalut dalam satu set tempat penyajian makanan yang terbuat dari alumunium.

"Selain itu, untuk mengelabui petugas, pelaku juga membalut ekstasi yang terdiri dari warna merah dan hijau itu dengan menggunakan aluminium foil," ungkap Marsauli.

Kemudian, sambung Marsauli, pada Minggu (28/1) sekitar pukul 13.00 WIB, paket tersebut tiba di alamat tujuan, yakni Apartemen Green Bay Pluit Tower Gardenia, Jakarta Utara. Saat tiba di alamat yang dituju, paket itu tidak langsung diterima oleh tersangka, namun terlebih dahulu diterima oleh petugas keamanan apartemen.

"Saat itu tersangka sedang menunggu di halaman parkir valet dengan menggunakan taksi. Saat paket itu dimasukkan ke dalam mobil taksi, barulah personil BNNP Sumut yang sudah mengintai melakukan penangkapan," tuturnya.

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Marsauli Siregar, saat paparan dengan barang bukti 15.000 pil ekstasi di Kantor BNNP Sumut, Selasa (6/2)

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Marsauli Siregar, saat paparan dengan barang bukti 15.000 pil ekstasi di Kantor BNNP Sumut, Selasa (6/2)

"Jadi dari penyidikan, ternyata tersangka ini yang mengemas serta mengirimkan paket tersebut ke Jakarta. CA disuruh seseorang yang berada di Medan," sambung Marsauli.

Marsauli menambahkan, dari hasil pemeriksaan petugas, tersangka mengaku sudah dua kali melakukan pengiriman barang haram tersebut ke Jakarta. Petugas akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengetahui jaringan mereka.

"Terhadap tersangka akan dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo 132 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati atau 20 tahun penjara," tukas Marsauli.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar