BNN Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Internasional

BNN Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Internasional

Barang bukti narkotika yang diamankan petugas gabungan, Rabu (1/3).

(jw/rzd)

Rabu, 1 Maret 2017 | 20:25

Analisadaily (Medan) - Setelah melakukan pengintaian selama tiga minggu, Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama tim gabungan dari TNI, Bea Cukai dan Kepolisian akhirnya meringkus jaringan narkoba Internasional di Sumatera Utara.

"Setelah petugas mengumpul beberapa bukti di lapangan, penyelundupan narkoba akan terjadi minggu-minggu ini. Kemudian kami membentuk tim khusus dan mengintai gerak-gerik para pelaku yang dilakukan mulai dari Aceh sampai masuk ke Sumatera Utara," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, saat konferensi pers di kantor BPBD Sumut, Rabu (1/3) sore.

Lebih lanjut, Arman menjelaskan, bahwa petugas melakukan pengintaian dari Aceh terhadap kendaraan dan orang yang dicurigai.

"Tadi pagi petugas mencurigai kendaraan dari Aceh ke Medan. Sampai melewati daerah Aceh, sesampainya di Jalan Medan-Binjai. Petugas mencoba menghentikan kendaraan yang dicurigai. Namun ada satu kendaraan mencoba melarikan diri dengan melaju kencang. Kemudian petugas memberi tembakan peringatan. Namun tak dihiraukan dan akhirnya tembakan diarahkan kepada kendaraan yang merupakan target petugas tadi," jelasnya.

Setelah berhenti di tengah jalan, kemudian petugas melakukan pemeriksaan dan di dalam kendaraan ditemukan dua orang. Satu terkena tembakan oleh petugas.

"Dalam kendaraan itu petugas menemukan tas warna hitam dan koper berisi 38 bungkus, ternyata isinya sabu," ucap Arman.

Dari TKP awal, petugas melakukan pengembangan ke daerah Jalan Melinjo III, Medan Johor dan menemukan di rumah salah satu tersangka berinisial H sabu tujuh kilogram.

Kemudian petugas mengembangkan ke tempat lain di Jalan Sunggal, Gang Langgar. Ditemukan tiga jenis narkoba, sabu, ekstasi dan happy five. Rumah tersebut milik seorang anggota TNI berinisial HA.

"Total barang bukti narkoba yang disita 59 bungkus plastik yang dikemas menyerupai bubuk teh dengan berat total 46,9 kilogram. Juga diamankan 3.620 butir pil ekstasi, 455 butir happy five, timbangan dan alat komunikasi," tuturnya.

Petugas juga menyita senjata api yang diduga milik salah satu anggota TNI yang masih buron. "Nanti senpinya akan kita identifikasi," pungkas Arman.

Dalam operasi kali ini, petugas juga mengamankan tiga unit mobil jenis Honda CRV BK 1189 OG, Honda CRV BK 1979 ZB dan Xenia BK 1856 KV.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar