BNN Sumut Musnahkan Barang Bukti Jaringan Aceh-Medan

BNN Sumut Musnahkan Barang Bukti Jaringan Aceh-Medan

Pemusnahan barang bukti narkoba oleh BNN Sumut, Selasa (6/6).

(jw/rzd)

Selasa, 6 Juni 2017 | 17:05

Analisadaily (Medan) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis ganja seberat 21 kilogram, serta 227 gram sabu-sabu dan 80 butir pil ekstasi.

Dalam pemusnahan barang haram tersebut turut dihadiri Kepala BNN Sumut, Brigjend Pol Andi Leodianto, Perwakilan Kejaksaan Tinggi Sumut, Perwakilan Intel Kodim Medan dan Perwakilan Ikatan Advokat Indonesia.

Andi Leodianto mengatakan, barang bukti narkoba yang mereka musnahkan merupakan hasil pengungkapan lima kasus peredaran gelap narkoba jaringan Aceh-Medan yang mereka tangani sejak Februari-Mei 2017 lalu.

"Hasil pengungkapan ini merupakan kasus yang diungkap BNN dari jaringan Aceh-Medan," kata Andi usai pemusnahan yang dilakukan dengan cara dibakar menggunakan mobil insinerator di halaman Kantor BNNP Sumut, Selasa (6/6).

Dijelaskan, barang haram itu didapat dari 12 orang pemilik narkoba. Dimana mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka. 12 orang itu terdiri dari sembilan tersangka pria dan tiga tersangka wanita.

"Para tersangka itu saat ini sedang menjalani pemeriksaan di BNN Sumut. Dari barang bukti yang dimusnahkan tersebut, kita berhasil menyelamatkan sekitar 80 ribu generasi muda dari pengaruh narkoba," jelasnya.

Untuk pasalnya, Andi menegaskan, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia tahun 2009 tentang narkotika.

"Untuk ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara. Dengan hukuman tersebut agar dapat memberi efek jera bagi tersangka," tegasnya.

Pemusnahan barang bukti narkoba oleh BNN Sumut, Selasa (6/6). (jw)

Pemusnahan barang bukti narkoba oleh BNN Sumut, Selasa (6/6). (jw)

Andi juga mengimbau kepada masyarakat, apabila mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungan sekitar agar segera mencegah atau menghubungi pihak keamanan, supaya barang haram tersebut tidak merusak generasi bangsa.

"Kami juga mengharapkan masyarakat agar dapat ikut serta mencegah peredaran narkoba yang sangat meresahkan bangsa ini," imbaunya.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar