Blokir Jalan, Warga Sari Rejo Ngaku Selalu Bayar PBB

Blokir Jalan, Warga Sari Rejo Ngaku Selalu Bayar PBB

Warga Sari Rejo, Medan Polonia, melakukan aksi pemblokiran jalan sebagai salah satu penolakan rencana pembangunan Rusunawa di atas tanah milik mereka, Rabu (3/8).

(rdn/rzd)

Rabu, 3 Agustus 2016 | 12:10

Analisadaily (Medan) - Warga Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, mengaku selalu membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) selama tinggal di sekitar kawasan Jalan SMAN 2.

"Kami tak pernah mangkir bayar PBB. Saya sudah ingatkan agar pihak AURI turunkan spanduk, nanti ramai saya bilang," kata seorang warga bernama Nasution, Rabu (3/8).

Ia juga mengatakan, tanah yang akan didirikan Rusun merupakan miliknya. Tentunya Nasution keberatan kepunyaannya menjadi lokasi pendirian rumah susun untuk pensiunan TNI Angkatan Udara.

"Ya siapa yang tidak keberatan kalau tanahnya diklaim milik pihak lain," ucapnya.

Warga lain, Rumini, menyatakan masyarakat belum hendak membuka jalan yang sudah diblokir. Karena mereka menantikan penjelasan dari pihak TNI Angkatan Udara.

"Ibu-ibu, kita buka jalan ini? Dengar kan Pak, kami takkan beranjak dari sini," ungkapnya.

Aksi blokir jalan oleh warga Kelurahan Sari Rejo berdampak buruk bagi pengendara. Sempat beberapa menit pengendara terjebak di Jalan Adi Sucipto, dan kemudian petugas kepolisian membantu membuka jalan.

"Buka saja jalannya buk, kasihan mereka. Mungkin ada yang sakit keluarga mereka atau mereka lagi ada janji, kan kasihan kalau ditutup," ucap seorang petugas polisi berpangkat briptu di lokasi pemblokiran jalan.

Sebelumnya seorang warga Kelurahan Sari Rejo, Ali, mengaku pihak Angkatan Udara memasang spanduk pada Selasa (2/8) sore kemarin. Isinya adalah di atas tanah mereka akan dibangun Rusun untuk pensiunan Angkatan Udara.

(rdn/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar