BKD: Sebanyak 273 ASN Pemko Medan Malas Apel Pagi

BKD: Sebanyak 273 ASN Pemko Medan Malas Apel Pagi

Sejumlah Aparatur Sipil Negara di Pemerintahan Kota Medan memperhatikan papan media informasi di Kantor Walikota Medan, Rabu (13/3)

(rzp/csp)

Rabu, 13 Maret 2019 | 12:00

Analisadaily (Medan) - Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD & PSDM) Kota Medan mengumumkan nama-nama Apratur Sipil Negara (ASN) yang selama ini malas apel pagi.

Tercatat, ada 273 orang ASN yang malas mengikuti apel pagi terhitung 4-8 Maret 2019. Jumlah ini kemungkinan masih bertambah. Sebab, Bagian Umum dan Tata Pemerintahan belum direkapitulasi karena data absensinya belum ditandatangani kepala bagian bersangkutan.

Nama-nama ASN yang malas apel pagi dipajang di papan informasi Balai Kota Medan, Selasa (12/3). Pemajangan nama-nama ASN menjadi bahan perbincangan di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Medan.

Dalam daftar rekapitulasi kehadiran ASN yang dipajang BKD & PSDM, selain tidak mengikuti apel pagi, juga dicantumkan ASN yang tidak hadir tanpa alasan, telat masuk, pulang cepat, sakit, izin, cuti, tugas lapangan, serta tugas belajar.

Dari 273 ASN yang malas apel pagi, paling banyak yang bertugas di Inspektorat Kota Medan,54 orang. Disusul Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, 52 orang, sedangkan BKD & PSDM menempati peringkat ketiga dengan jumlah 47 orang.

Paling rajin mengikuti apel pagi ASN di Bagian Agama.

Selain malas apel pagi, BKD & PSDM juga mencantum nama-nama ASN yang tidak masuk kerja tanpa alasan. ASN yang paling banyak tidak masuk kerja tanpa alasan Inspektorat Kota Medan dengan jumlah 12 orang. BPKAD dan Bappeda menempati posisi kedua dengan jumlah masing-masing 11 ASN.

Paling banyak telat masuk adalah ASN yang bertugas di Inspektorat dan BPKAD dengan jumlah masing-masing 46 orang ASN. Di posisi kedua ditempati ASN yang bertugas di Bappeda sebanyak 35 orang, sedangkan tempat ketiga ASN yang bertugas di BKD & PSDM sebanyak 34 orang.

Kepala BKD & PSDM Kota Medan, Muslim Harahap mengatakan, hasil rekapitulasi yang disampaikan itu belum termasuk ASN yang bertugas di Bagian Umum dan Tapem. Masing-masing kabag belum menandatangani hasil rekapitulasi.

Usai diumumkannya nama-nama ASN yang malas mengikuti apel pagi, Muslim berharap, agar masing-masing kepala badan maupun kepala bagian segera menindaklanjutinya. Bisa dilakukan dengan membuat surat peringatan kepada ASN yang bersangkutan.

"Kita harapkan dengan diumumkan nama-nama ASN yang malas mengikuti apel pagi serta ditindaklanjuti dengan pemberian surat peringatan tersebut, kiranya efektit dan membuat efek jera sehingga tidak mengulanginya kembali," kata Muslim, Rabu (13/3).

Mantan Kadis Ketahanan Pangan dan Dinas Kependudukan & Catatan Sipil itu menambahkan, pengumuman nama-nama ASN yang malas apel pagi akan dilakukan setiap minggunya. Apabila langkah yang dilakukan itu kurang efektif, akan ditempuh cara kedua yakni langsung mengumumkan nama-nama itu ke media massa.

"Jika tidak mempan juga, kita akan tempuh cara ketiga dengan mengambil tindakan tegas sesuai Peraturan Pemerintah nomor 37 tahun 2019 tentang Disiplin Pegawai. Salah satu sanksi terberatnya adalah pemecatan," pungkasnya

(rzp/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar