BI Serahkan Sarana Produksi Air Minum Pada Pesantren Raudlatul Hasanah

BI Serahkan Sarana Produksi Air Minum Pada Pesantren Raudlatul Hasanah

Deputi Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo disambut Keluarga Besar Pesantren Raudlatul Hasanah diwakili Drs. HM. Ilyas Tarigan, Sabtu (20/7)

(hers/csp)

Minggu, 21 Juli 2019 | 14:41

Analisadaily (Medan) - Deputi Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, menyerahkan sarana produksi Air minum Kemasan kepada Ketua Umum Badan Wakaf Pesantren Raudlatul Hasanah M. Ilyas Tarigan di Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar Raudlatul Hasanah Medan, Sabtu (20/7).

Acara dihadiri pimpinan Pesantren Achmad Prana Rulianto Tarigan, Kepala Kantor BI Perwakilan Sumatera Utara, Wiwiek Sisto Widayat, Kepala Departemen Regional BI Dwi Pranoto, Kepala DEKS, Suhaedi, Kepala DKom, Onny Widjanarko.

Dody Budi Waluyo mengapresiasi kerjasama yang dijalin baik antara Bank Indonesia dengan pesantren Arraudlatul Hasanah sejak 2016 melalui penyaluran PSBI Tematik dalam bentuk pemberian mesin pembuat roti, serta PSBI Reguler dalam bentuk bantuan peralatan Laundry.

Sejak itu, BI mengamati partisipasi dan keterlibatan pesantren dalam menyukseskan berbagai program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Bank Indonesia dan patut menjadi percontohan bagi pesantren lainnya.

Pihak Bank Indonesia juga mengamati akan keterlibatan Pesantren sejak Agenda ISEF thn 2017 di Subaya mewakili provinsi Sumatera Utara. Terpilihnya sebagai nominator Pondok Pesantren Unggulan dari Sumut pada pagelaran Fesyar wilayah Regional Sumatera di tahun 2018.

Raudlatul Hasanah, lanjutnya, pada tahun 2019 menjadi salah satu pilot proyek di wilayah Sumatera yang menerapkan penyusunan laporan Keuangan sesuai dengan standar baru yakni Standar Akutansi Pesantren Indonesia( SANTRI).

Program kemandirian ekonomi pesantren dilaksanakan secara nasional dan melibatkan seluruh Kantor perwakilan BI di daerah. Pada tahun 2018 program ini telah dijalankan kepada 134 pesantren di Indonesia dan 31 pesantren di 31 pesantren di pulau Sumatera.

Diharapkannya bantuan ini dapat menjadikan pesantren semakin berkembang mandiri memiliki usaha yg profesional guna mendukung operasional pesantren sehingga proses pendidikan belajar mengajar dapat berjalan lancar.

Wiwiek Sisto Widayat mengutarakan, pesantren sebagai bagian Integral masyarakat mempunyai tanggung jawab mengembangkan dan memberdayakan masyarakat dalam segala bidang, termasuk Ekonomi Syariah.

Sebagai wujud mendukung penguatan ekonomi syariah di Pesantren Ar Raudlatul Hasanah, BI Provinsi Sumatera Utara memberikan bantuan sarana produksi air minum dalam kemasan untuk kemandirian ekonomi Pesantren dan sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar.

Ketua Umum Badan Wakaf Pesantren Raudlatul Hasanah, HM. Ilyas Tarigan mewakili keluarga besar Raudlatul Hasanah menyampaikan ucapan terima kasih atas penyerahan sarana air minum dalam kemasan.

Ilyas Tarigan mengharapkan doa dan dukungan pihak Bank Indobesia, semoga pada 2019 ini, dapat mewujudkan budi daya Serai Wangi untuk komoditi ekspor serta peternakan domba sebagai suatu upaya menjadikan Sumatera Utara sebagai Lumbung Domba.

(hers/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar