Besok, Tareqat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah Rayakan Idul Fitri

Besok, Tareqat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah Rayakan Idul Fitri

Tareqat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah.

(jw/rzp)

Selasa, 12 Juni 2018 | 20:56

Analisadaily (Medan) - Jemaah tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah menetapkan 1 Syawal pada Rabu (13/6). Pada hari ini, Selasa (12/6), mereka terakhir puasa Ramadan.

Ketetapan tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah yang menetapkan 1 Syawal 1439 H lebih cepat dibandingkan ketetapan pemerintah. Sidang isbat penetapan awal Syawal baru akan digelar Kementerian Agama pada Kamis (14/6).

Sekretaris Majelis Fatwa Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah, Syekh Muda Muhammad Yusuf Hamdani mengatakan, penetapan 1 Syawal tersebut itu sesuai hitungan kalender hisab qamariyah.

"Besok kita sudah melaksanakan Idul Fitri dan itu berdasarkan hitungan kalender hisab qamariyah," katanya.

Syekh Muda Muhammad Yusuf Hamdani juga mengungkapkan, para jemaah mulai berdatangan ke Pondok Pesantren Yayasan Dr Syekh Salman Daim yang berada di Bandar Tinggi, Simalungun.

"Pasantren itu ditetapkan sebagai pusat kegiatan salat Ied untuk jemaah yang berasal dari Sumatera Utara. Untuk jemaah yang sudah tiba, nantinya kita juga akan melaksanakan takbiran bersama," ungkapnya.

Syekh Muda Muhammad Yusuf Hamdani menjelaskan, besok pagi jemaah juga akan makan fajar bersama sebelum melaksanakan salat Ied.

"Selain di Bandar Tinggi, salat Ied Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah juga akan digelar di beberapa lokasi lain di Tanah Air," jelasnya.

Salat Ied untuk jemaah yang bermukim di Riau dan Kepulauan Riau digelar di Rumah Suluk Darus Shofa, Kandis,  Siak, Riau. Sementara bagi jemaah yang ada di Pulau Jawa, salat Ied digelar di Rumah Suluk Darussalam, Cigombong, Bogor.

Sebelumnya tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah juga telah lebih dulu melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Berdasarkan hitungan di tarekat ini, 1 Ramadan 1439 H jatuh pada Senin (14/5). Penghitungan awal Ramadan pada tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah tetap mengacu pada Alquran dan hadis.

(jw/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar