Besan Jokowi Desak Pemda Perbaiki Jalan Perbatasan di Sumut

Besan Jokowi Desak Pemda Perbaiki Jalan Perbatasan di Sumut

Doli Sinomba Siregar melakukan reses.

(rel/rzd)

Selasa, 3 April 2018 | 16:52

Analisadaily (Medan) - Buruknya kondisi jalan perbatasan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terkesan tidak diperhatikan. Bahkan, ada jalan yang belum pernah lagi diperbaiki setelah era Gubernur Sumut, Raja Inal Siregar.

Hal tersebut diketahui setelah Anggota Komisi A DPRD Sumut, Doli Sinomba Siregar melakukan reses. Wasekjen DPP Partai Golkar itu iba menyaksikan kerusakan ruas jalan di Dusun Kampung Baru, Desa Sibargot, Kecamatan Bilah Barat, Labuhan Batu.

Saat Reses ke Desa Pasar Simundol, Kecamatan Dolok Sigompulon, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) belum lama ini, Doli menegaskan rusaknya jalan di sana bukan hal baru.

“Bahkan ada masyarakat yang ngadu ke saya, jalan itu belum pernah lagi tersentuh pembangunan pasca Raja Inal Siregar jadi Gubsu. Sangat miris,” kata Doli, Selasa (3/4).

Saat reses itu pula, Doli yang juga merupakan besan Presiden Jokowi, mengetahui kendaraan yang melintas terpaksa dibantu ditarik akibat sulitnya melalui jalan tanah yang bak kubangan kerbau ketika musim penghujan.

“Tentu kondisi seperti itu akan berdampak pada ekonomi masyarakat yang harus melalui jalur tersebut saat berdagang, serta mengantarkan hasil panennya,” ucap Doli.

Ditegaskan Legislator DPRD Sumut Dapil Tabagsel itu, jalan yang rusak parah tersebut merupakan akses penghubung satu-satunya antara Kabupaten Labuhan Batu dengan Kabupaten Paluta.

“Pertemuan saya dengan konstituen di Desa Pasar Simundol. Kalau mau ke situ harus melintasi Desa Sibargot dulu. Jalan tanah berlumpur macam kubangan sapi berada di Desa Sibargot. Memang ke-2 desa adalah perbatasan antara Paluta dengan Labuhan Batu,” terang Doli.

Doli Sinomba Siregar melakukan reses.

Doli Sinomba Siregar melakukan reses.

Secara geografis, Desa Pasar Simundol Kecamatan Dolok Sigompulon Paluta memang lebih dekat ke Labuhanbatu, Rantau Prapat. Hal itu membuat masyarakat Paluta lebih sering beraktivitas atau melengkapi kebutuhan hidupnya di Labuhanbatu.

“Tetapi arus lalulintas penghubung  kabupaten itu kerap tersendat akibat jalan rusak. Kita sedih melihat kondisi daerah perbatasan. Warga Desa Pasar Simundol sangat dekat ke Labuhan Batu daripada ke Paluta,” sebut Doli.

Dia mendesak ada sinergitas antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi Sumut hingga untuk menuntaskan kasus tersebut. “Saya imbau agar kerusakan jalan yang telah menahun ini diperhatikan. Segera diperbaiki,” ungkapnya.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Halongonan, Kabupaten Paluta, Sanusi Siregar mengatakan, kurun waktu 4 tahun dirinya menjabat sebagai Sekcam, dan merupakan putra asli Sipiongot, jalan rusak di sana mencapai 2 Kilometer.

“Di situ memang jalan yang paling rusak. Jalannya tanah liat dan berair kayak kubangan kerbau,” terang Sanusi, yang juga mengaku jalan itu pernah sekali diaspal ketika Raja Inal Siregar menjabat Gubsu.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar