Berikut 7 Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan di Belawan

Berikut 7 Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan di Belawan

Penenggelaman kapal di perairan Belawan, Sabtu (1/4).

(jw/rzd)

Sabtu, 1 April 2017 | 13:36

Analisadaily (Medan) - Polda Sumut melakukan penenggelaman 7 kapal illegal fishing di perairan Belawan. Penenggelaman kapal berdasarkan intruksi dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti.

"Kapal-kapal ini sudah diputuskan pengadilan, dan sudah inkracht," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol. Rycko Amelza, Sabtu (1/4).

Tujuh kapal illegal fishing yang ditenggelamkan antara lain:

1. KM. SLFA 2675  kebangsaan kapal Malaysia dengan nama tersangka Zaw kebangsaan Myanmar tertangkap pada tanggal 13 Desember 2015, lokasi penangkapan ZEE, Selat Malaka, Sumatera Utara. Status perkara Inkracht.

2. KM. SLFA 4778 kebangsaan kapal Malaysia dengan nama tersangka Chia Keechan kebangsaan Malaysia tertangkap pada tanggal 17 Februari 2016, lokasi penangkapan teritorial Selat Malaka, Sumatera Utara. Status perkara Inkracht.

3. KM. PKFA 3378 kebangsaan kapal Malaysia dengan nama tersangka Tepparak Insorn kebangsaan Thailand tertangkap pada tanggal 12 Juli 2016, lokasi penangkapan ZEE Selat Malaka, Sumatera Utara. Status perkara Inkracht.

4. KM. Extra Joss- III kebangsaan kapal Indonesia dengan nama tersangka Amiruddin kebangsaan Indonesia tertangkap pada tanggal 25 Juli 2016, lokasi penangkapan teritorial Selst Malaka, Sumatera Utara. Status perkara Inkracht.

5. KM. PKFB 1152 kebangsaan kapal Malaysia dengan nama tersangka Chit Soe kebangsaan Myanmar tertangka pada tanggal 30 Juli 2016, lokasi penangkapan teritorial Selat Malaka, Sumatera Utara. Status perkara Inkracht.

6. KM. PKFA 8115 kebangsaan kapal Malaysia dengan nama tersangka Moe als Swan kebangsaan Myanmar tertangkap pada tanggal 30 Juli 2016, lokasi penangkapan teritorial Selat Malaka, Sumatera Utara. Status perkara Inkracht.

7. KM. KHF 1767 kebangsaan kapal Malaysia dengan nama tersangka Ko Kyaw Soe als Kyaw Soe kebangsaan Myanmar tertangkap pada tanggal 25 Agustus 2016 lokasi penangkapan teritorial Selat Malaka. Status perkara Inkracht.

"Alhamdulillah, kegiatan penenggelaman kapal ini berjalan aman dan lancar," pungkas Kapolda.

Tidak hanya di Sumut, penenggelaman kapal dilakukan serentak di 11 titik daerah di Indonesia, dalam rangka penegak hukum kedaulatan NKRI di laut. Sebanyak 75 kapal yang ditenggelamkan kali ini.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar