Beredar Video Dugaan Pelanggaran Pemilu di Tapanuli Tengah

Beredar Video Dugaan Pelanggaran Pemilu di Tapanuli Tengah

Proses perhitungan surat suara, Kamis (18/4)

(jw/csp)

Kamis, 18 April 2019 | 11:38

Analisadaily (Medan) - Sehari setelah pemungutan suara pada Rabu 17 April 2019, beredar sejumlah video tentang dugaan kecurangan di Kabupatan Tapanuli Tengah.

Dari informasi yang diperoleh, dalam video berdurasi 30 detik itu Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) terlihat terburu-buru melakukan penghitungan surat suara. Tanpa meneliti surat suara, KPPS terus menyebut nama Delmeria.

Kejadian diketahui terjadi di TPS 1 Kampung Solok, Kecamatan Barus, Kabupatan Tapanuli Tengah. "Jaleh baleh ndak Delmeria (jelas sekali bukan Delmeria)," ucap seorang wanita yang merekam kejadian.

Video kedua terekam saat dua petugas KPPS berpakaian merah dan biru terlihat leluasa memasukkan surat suara ke kotak suara. Saat itu, TPS dalam kondisi sepi. Video berdurasi 1 menit 25 detik itu berlokasi di Kecamatan Andam Dewi, Tapteng.

Terkait pelanggaran ini, Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Sumut, Suhadi Sukendar Situmorang, mengakui Kabupaten Tapteng merupakan wilayah yang paling banyak terindikasi melakukan pelanggaran Pemilu.

"Ada kami temukan KPPS mencoblos surat suara lebih dari satu kali," ucapnya melalui seluler, Kamis (18/4).

Terkait vidio yang beredar, Suhadi menegaskan, pihaknya akan lebih dahulu melakukan pengecekan ke Bawaslu Tapteng.

"Apakah video yang beredar itu sama dengan temuan kami, itu akan didalami. Petugas kita juga telah turun untuk mencari tahu video itu," pungkasnya.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar