Belawan Bahari Siap Kembangkan Kampung Wisata Pesisir Ramah Anak

Belawan Bahari Siap Kembangkan Kampung Wisata Pesisir Ramah Anak

Sosialisasi Kementerian PPPA terkait program Pengembangan Kampung Wisata Pesisir Ramah Anak di Belawan Bahari, Sabtu (22/9)

(jw/eal)

Sabtu, 22 September 2018 | 17:11

Analisadaily (Medan) - Dalam rangka mengembangkan wisata pesisir yang ramah anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggelar program Pengembangan Kampung Wisata Pesisir yang Ramah Anak di Belawan Bahari, Medan, Sabtu (22/9).

Koordinator program, Misran Lubis mengatakan, wilayah pantai merupakan bagian yang kaya akan potensi sumber daya pesisir, kelautan dan perikanan serta dapat dikembangkan sebagai wilayah wisata bahari.

Sejak dahulu, sambungnya, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir pantai telah menggantungkan hidupnya dari pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) yang terdapat di sekitar pesisir pantai. Namun masyarakat belum dapat mengelola sumber daya pantai secara optimal.

"Kegiatan pertama kali ini adalah Sosialisasi Program Pengembangan Kampung Wisata Pesisir yang Ramah Anak dan seleksi Champions Komunitas yang difasilitasi oleh berbagai lembaga seperti Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (YAFSI), Kelurahan Bahari dan organisasi masyarakat yang ada di masyarakat," kata Misran.

Misran berharap agar program tersebut dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat pesisir terutama Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan. "Semoga kegiatan ini bisa sangat bermanfaat bagi masyarakat di Belawan Bahari," ucapnya.

Sementara Kabid PKA dari Dinas PPPA Provinsi Sumatera Utara, Afni, mengungkapkan bahwa masa depan anak-anak merupakan tanggungjawab bersama yang harus diperjuangkan.

"Anak adalah masa depan dunia, anak pemegang hak masa depan bumi yang kita cintai ini.  Hak hidup, hak perlindungan, hak partisipasi dan tumbuh kembang mereka menjadi tanggungan kita bersama," ungkapnya.

Sementara itu Lurah Belawan Bahari, Sonang Saing, mengucapkan terimakasih kepada kepada seluruh lembaga yang telah mengadakan program tersebut di Belawan Bahari.

"Saya bersyukur Kelurahan Belawan Bahari dipilih dalam program ini. Kita ketahui bahwa kondisi anak-anak dikelurahan ini sangat memprihatinkan, anak-anak dibawah umur 18 tahun sudah terkontaminasi narkoba, mencuri, dan begal," ujarnya.

"Kondisi keluarga juga carut marut, kasus perceraian juga tinggi di sini.  Belum lagi masalah sampah baik dari rumah tangga dan juga sampah dsri Kota Medan yang masuk ke sungai sehingga kalau terjadi pasang air laut semua sampah tersangkut di Belawan Bahari ini," sambungnya.

"Dengan adanya program ini saya berharap ibu-ibu di Kelurahan Belawan Bahari ini dapat diberdayakan baik itu program merajut juga pemanfaatan limbah sampah plastik, agar mereka juga memiliki pemasukan ekonomi untuk keluarga mereka," pungkas Sonang.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar