Belasan Sopir Bus di Sumut Positif Gunakan Narkoba

Belasan Sopir Bus di Sumut Positif Gunakan Narkoba

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, saat meninjau Posko Tes Urine BNN di Terminal Terpadu Amplas, Rabu (21/6) kemarin

(aa/eal)

Kamis, 22 Juni 2017 | 17:56

Analisadaily (Medan) - Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, T. Harianja menyebut, belasan sopir bus dinyatakan positif narkoba.

Harianja menjelaskan, belasan sopir tersebut tidak hanya berasal dari Kota Medan, tetapi juga dari wilayah lain di Sumatera Utara.

"Berdasarkan data yang kami himpun hingga H-4 kemarin, ada belasan sopir bus yang positif narkoba. Selain Medan, juga ada dari Asahan, Deli Serdang, Mandailing Natal (Madina) dan Binjai," kata Harianja kepada Analisadaily.com, Kamis (22/6).

Khusus di Kota Medan, sambungnya, ada 4 sopir bus yang dinyatakan positif narkoba saat tes urine di Posko Kesehatan Lebaran di Terminal Terpadu Pinang Baris dalam beberapa hari terakhir.

"Selain itu, di Asahan ada 4 sopir yang positif narkoba, Binjai 3 orang, serta Deli Serdang dan Madina masing-masing 2 atau 3 orang," sebutnya.

Seperti diketahui, BNNP Sumut beserta BNN kabupaten/kota se-Sumut menyediakan posko tes urine di sejumlah titik. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar tidak ada terjadi kecelakaan selama arus mudik lebaran.

"Sejauh ini yang kedapatan positif narkoba baru para sopir angkutan darat, khususnya sopir bus. Sementara di Stasiun Kereta Api Medan dan Bandara Kualanamu tidak ada," terangnya.

Harianja menambahkan, para sopir bus yang positif narkoba sudah dimintai keterangan dan selanjutnya akan menjalani rehabilitasi.

"Kami meminta para pimpinan Perusahaan Otobus (PO) dan organda bertindak tegas agar jangan ada lagi sopir bus yang positif narkoba. Namun jika ke depannya masih ada pihak-pihak bus bandel, kami minta dishub mencabut izin trayeknya," pungkasnya.

(aa/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar