Belanda Minati Sektor Energi, Agraris dan Pengelolaan Sampah

Belanda Minati Sektor Energi, Agraris dan Pengelolaan Sampah
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Dr R Sabrina (tengah) bersama rombongan Kedutaan Besar Belanda di Kantor Gubernur Sumatera UtaraSumatera UtaraSumatera UtaraSumatera Utara, Medan, Kamis (6/12)
(jw/csp)

Kamis, 6 Desember 2018 | 21:20

Analisadaily (Medan) - Kedutaan Besar Belanda menyampaikan minat untuk menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Adapun sektor yang dituju yaitu sektor energi, agraris dan pengelolaan sampah.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Dr R Sabrina, mengapresiasi niatan baik tersebut, apalagi memang sedang membutuhkan bantuan untuk mengembangkan ketiga sektor itu.

Sabrina menjelaskan, saat ini Pemerintah juga sedang fokus untuk mengembangkan sektor pariwisata, terutama Danau Toba yang ditetapkan menjadi salah satu dari sepuluh destinasi prioritas nasional.

"Kami sangat terbuka jika pihak pemerintah Belanda tertarik untuk mengembangkan kerja sama di bidang pariwisata. Danau toba, wisata yang paling di minati di sini, tidak hanya taraf nasional tapi juga internasional. Jika ada waktu, silahkan berkunjung. Saat ini sedang ada Festival Danau Toba," kata Sabrina, Kamis (6/12).

Terkait pengelolaan sampah, Sabrina menyampaikan, ia ingin pengelolaan bisa menghasilkan produk baru. Misalnya sampah jadi energi. Tetapi, tidak menutup kemungkinan pula pada pengelolaan sampah berteknologi canggih lainnya.

Kepala Konselor untuk urusan ekonomi Kedutaan Besar Belanda, Hans de Brabender menyampaikan, mereka belum melirik kerja sama di bidang sektor wisata. Namun, pemerintah Belanda akan mencoba menjajaki potensi kerja sama pada bidang tersebut.

"Mungkin bisa kita awali terlebih dahulu dengan ketiga ini, karena Belanda memang terkenal dengan bidang keteknikan, mudah-mudahan jika berjalan baik, bisa dilanjutkan pada sektor lain," tutur Hans.

Hans menambahkan, ketiga sektor tersebut, khususnya energi dan agraris miliki peran besar dalam memperkuat ekonomi suatu negara. "Mudah-mudahan dengan kerja sama ini, bisa menguatkan ekonomi Indonesia dan meningkatkan hubungan baik kita," harapnya.

Dalam pertemuan ini hadir juga Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Medan, Ony Hindra Kusuma, Policy Advisor Konsul Belanda di Medan, Lukas Rahmidin, dan Senior Advisor Economic Policy Konsul Belanda di Medan, Charles A Widjaja.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar